puncak arus mudik dan arus balik lebaran 2026 diprediksi terjadi 2 kali - News | Good News From Indonesia 2026

Puncak Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 2026: Diprediksi Terjadi 2 Kali

Puncak Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 2026: Diprediksi Terjadi 2 Kali
images info

Puncak Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 2026: Diprediksi Terjadi 2 Kali


Mudik Lebaran adalah momen yang ditunggu banyak orang. Mudik telah menjadi bagian dari budaya Indonesia. Setelah sebulan penuh berpuasa dan bekerja di perantauan, tiba saatnya untuk pulang ke kampung halaman dengan penuh suka cita. 

Jumlah pemudik selalu bertambah setiap tahunnya. Pemudik biasanya berangkat setelah memastikan libur sekolah dan cuti bersama. Hal ini, membuat terjadinya fenomena arus mudik karena waktu libur yang bersamaan.

Pada Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat 2026, yang digelar pada Senin (2/3/2026) di Auditorium Mutiara, STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Kapolri mengatakan, puncak arus mudik Lebaran 2026 akan terjadi 2 kali.

Prediksi Puncak Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 2026

Arus mudik

Mengutip dari situs news.detik.com, berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Korps Lalu Lintas Polri bersama Kemenhub dengan membandingkan realisasi jumlah pemudik di tahun 2025, prediksi arus mudik gelombang pertama kemungkinan akan terjadi pada tanggal 14—15 Maret 2026.

Dengan penerapan kebijakan WFA oleh pemerintah pada tanggal 16—17 Maret 2026, gelombang kedua diperkirakan terjadi pada tanggal 18—19 Maret 2026.

Periode arus mudik Lebaran 2026 bersamaan dengan Hari Raya Nyepi. Sehingga pengaturan penyeberangan antara Jawa Timur dengan Bali perlu dipersiapkan, karena menghormati Hari Raya Nyepi.

Arus Balik

Puncak arus balik Lebaran 2026 juga diprediksi akan terjadi 2 kali. Gelombang pertama diperkirakan terjadi pada tanggal 24—25 Maret 2026. Gelombang kedua pada tanggal 28—29 Maret 2026. 

baca juga

Operasi Ketupat 2026

Operasi Ketupat 2026 direncanakan berlangsung pada tanggal 13—26 Maret 2026. Gelar pasukan akan dilaksanakan pada tanggal 12 Maret 2026. Kapolri mengatakan, jajarannya siap untuk mengamankan jalanya arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Selama Operasi Ketupat berlangsung, total 2.746 posko Lebaran akan didirikan. Terdiri dari 1.624 Pos Pengamanan, 779 Pos Pelayanan, dan 343 Pos Terpadu.

Fokus pengamanan tidak hanya terbatas pada kelancaran arus lalu lintas di jalan Tol dan jalan arteri, tetapi juga mencakup 121.803 masjid untuk pelaksanaan salat Idulfitri, dan lebih dari 4.000 objek wisata yang diprediksi akan dipadati pengunjung selama masa libur Lebaran 2026.

Penerapan Rekayasa Lalu Lintas

Kapolri menilai menilai, rekayasa lalu lintas masih efektif untuk mengurangi potensi kemacetan akibat peningkatan volume kendaraan saat puncak arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Melansir dari situs cnnindonesia.com, rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan di sejumlah ruas Tol, adalah sistem satu arah (one way), lajur pasang surut (contra flow), dan ganjil-genap.

Untuk arus mudik, penerapan one way akan mulai diberlakukan pada tanggal 17—20 Maret 2026 di Tol Jakarta-Cikampek KM 70 hingga Tol Semarang-Solo KM 421, pada pukul 12.00—00.00 WIB.

Untuk arus balik akan mulai diberlakukan pada tanggal 23—29 Maret 2026, dengan waktu yang sama, pada pukul 12.00—00.00 WIB.

baca juga

Rekayasa contra flow untuk arus mudik mulai diberlakukan pada tanggal 17—20 Maret 2026 pada pukul 14.00—00.00 WIB, di Tol Jakarta-Cikampek KM 47 hingga KM 70, berlanjut pada 21 Maret 2026 pukul 12.00—20.00 WIB, serta pada 22 Maret 2026 pukul 09.00—18.00 WIB.

Sedangkan untuk arus balik, diterapkan mulai tanggal 23 Maret 2026 pukul 14.00 WIB hingga 29 Maret 2026 pukul 00.00 WIB, di Tol Jakarta-Cikampek KM 70—KM 47.

Contra flow juga diberlakukan di Tol Jagorawi KM 21—KM 8 mulai tanggal 24 Maret 2026 pukul 14.00—19.00 WIB dan 29 Maret 2026 dengan waktu yang sama.

Penerapan kebijakan ganjil-genap berlaku saat arus mudik pada tanggal 17—20 Maret 2026 di Tol Karawang Barat KM 47—Tol Kalikangkung KM 414 dan di Tol Tangerang-Merak KM 31—KM 98. Pada pukul 14.00—00.00 WIB.

Kebijakan ganjil-genap juga berlaku saat arus balik yang diprediksi berlangsung pada tanggal 29 Maret, mulai pukul 00.00 WIB.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Alsha Nuraini lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Alsha Nuraini.

AN
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.