Pemerintah menetapkan skema rekayasa lalu lintas serta mengoperasikan enam ruas tol fungsional secara gratis untuk menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2026. Skema tersebut mencakup sistem satu arah (one way), lawan arus terbatas (contra flow), serta penerapan kebijakan ganjil-genap.
Kemenhub memproyeksikan jumlah pemudik tahun ini mencapai 143,915 juta orang.
Data Kemenhub menunjukkan mobil pribadi menjadi moda transportasi paling banyak digunakan, dengan perkiraan 76,24 juta pemudik. Sepeda motor menyusul sebanyak 24,08 juta orang, sementara bus dipilih 23,34 juta penumpang.
Untuk jalur perjalanan, sekitar 50,63 juta pengguna mobil diperkirakan melintasi jalan tol.
Adapun pemudik yang menggunakan sepeda motor cenderung memilih jalur alternatif di luar rute utama, dengan jumlah sekitar 8,65 juta orang.
Jadwal Rekayasa Lalu Lintas
1. Satu Arah (One Way)
| Arus | Ruas Tol | Waktu Pemberlakuan |
| Mudik | KM 70 Tol Jakarta–Cikampek hingga KM 421 Tol Semarang–Solo | 17 Maret 2026 pukul 12.00 WIB–20 Maret 2026 pukul 24.00 WIB |
| Balik | KM 421 Tol Semarang–Solo hingga KM 70 Tol Jakarta–Cikampek | 23 Maret 2026 pukul 12.00 WIB–29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB |
2. Lawan Arus Terbatas (Contraflow)
| Arus | Ruas Tol | Waktu Pemberlakuan |
| Mudik | Tol Jakarta–Cikampek KM 47–KM 70 |
|
| Balik | Tol Jakarta–Cikampek | 23 Maret 2026 pukul 14.00 WIB – 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB |
| Balik | Tol Jagorawi KM 21–KM 8 |
|
3. Ganjil-Genap
| Arus | Ruas Tol | Waktu Pemberlakuan |
| Mudik |
| 17 Maret 2026 pukul 14.00 WIB–20 Maret 2026 pukul 24.00 WIB |
| Balik |
| 23 Maret 2026 pukul 00.00 WIB–29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB |
Ruas Tol Fungsional Gratis
Trans Jawa
- Tol Jakarta–Cikampek II Selatan fungsional sepanjang 54,75 km
- Tol Jogja–Bawen fungsional sepanjang 4,85 km
- Tol Jogja–Solo fungsional sepanjang 11,48 km
- Tol Probolinggo–Banyuwangi Tahap I fungsional sepanjang 49,68 km
Trans Sumatra
- Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 fungsional sepanjang 23,9 km
- Tol Palembang–Betung Seksi 1 dan 2 fungsional sepanjang 53,6 km
Asal dan Tujuan Terbesar Pergerakan Pemudik Lebaran 2026
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa pergerakan pemudik terbesar berasal dari Jawa Barat dengan jumlah 30,97 juta orang. Posisi berikutnya ditempati DKI Jakarta sebanyak 19,93 juta orang dan Jawa Timur 17,12 juta orang.
Sementara dari sisi tujuan, arus terbanyak diperkirakan mengarah ke Jawa Tengah sebesar 38,71 juta orang, disusul Jawa Timur 27,29 juta orang dan Jawa Barat 25,09 juta orang.
Data tersebut merupakan hasil survei nasional yang dilakukan Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kementerian Perhubungan, yang dipaparkan dalam Rapat Koordinasi Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 di Kantor Pusat Kemenhub, Jakarta, Selasa (24/2) malam.
Pada tingkat kabupaten dan kota, titik keberangkatan terbanyak berasal dari kawasan berpenduduk padat seperti Jakarta Timur, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Bekasi. Sementara itu, tujuan perjalanan didominasi sejumlah kabupaten di Jawa Tengah.
Untuk wilayah Jabodetabek, pergerakan masyarakat paling besar berasal dari Kabupaten Bogor dan Kabupaten Tangerang. Adapun destinasi favorit warga Jabodetabek tercatat mengarah ke Provinsi Jawa Tengah.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


