Pemain Persib Bandung, Frans Putros, akan ambil bagian dalam gelaran Piala Dunia 2026. Dengan demikian, ia pun membawa warna Indonesia di ajang sepak bola terbesar sejagat itu.
Frans Putros adalah pemain asing Persib yang berasal dari Irak. Pada Senin (1/6/2026), Timnas Irak mengumumkan daftar pemain yang akan memperkuat tim nasional mereka di Piala Dunia 2026, dan Putros menjadi salah satu di antaranya.
Piala Dunia 2026 akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 mendatang. Timnas Irak yang diperkuat Putros tergabung dalam Grup I dan akan menghadapi Prancis, Norwegia, dan Senegal demi meraih prestasi tertinggi.
Di Piala Dunia 2026, Putros bermain membela Timnas Irak bersama sejumlah nama beken, mulai dari Aymen Hussein hingga Ali Jassim. Berdasarkan data Transfermarkt, Putros sudah berpengalaman membela Timnas Irak bahkan jauh sebelum pemain berusia 32 tahun itu bergabung dengan Persib pada awal musim 2025-2026.
Tentu saja, dipanggilnya Putros ke skuad Timnas Irak untuk Piala Dunia 2026 bikin bobotoh gembira. Apalagi, hal itu memang sudah diharapkan, bahkan oleh pelatih Persib, Bojan Hodak.

Frans Putros ke Piala Dunia, Harapan Pelatih Persib Bojan Hodak yang Jadi Nyata
Pada Rabu (1/4/2026) pagi WIB, Irak melakoni laga final play-off antarbenua dengan menghadapi Bolivia di Stadion BBVA, Guadalupe, Meksiko. Inilah laga penentuan yang menentukan nasib Putros dan kawan-kawannya, apakah mereka berhak tampil di Piala Dunia 2026 atau harus merelakan Bolivia yang melenggang.
Mata Hodak tertuju ke laga tersebut. Dengan adanya salah satu anak asuhnya yang ikut bertarung, ia melihat bahwa keberhasilan tampil di Piala Dunia 2026 bakal jadi momen emosional dan prestisius bagi pemain seperti Putros.
"Saya harap mereka (Irak) akan lolos. Ini akan luar biasa untuk Putros," ujar Hodak tentang kemungkinan kiprah Putros di putaran final Piala Dunia 2026.
Tentu tak sulit dipahami mengapa Hodak beranggapan demikian. Apalagi kalau bukan fakta bahwa tampil di panggung tertinggi sepak bola dunia adalah impian setiap pemain profesional.
"Semua orang ingin bermain di Piala Dunia. Jadi, itu akan luar biasa," tambah Hodak.
Beruntung, Irak berhasil menaklukkan Bolivia dengan skor 2-1 dan Putros sendiri tak bermain karena hanya duduk di bangku cadangan. Dengan demikian, Irak akan menjadi wakil Asia kesembilan yang berlaga di Piala Dunia 2026.
Menyusul keberhasilan Irak lolos ke Piala Dunia 2026, Hodak punya satu harapan lagi, yakni agar Putros dipanggil ke skuad final Irak. Menurut Hodak, kesempatan tampil di putaran final Piala Dunia sejatinya adalah momen langka dan sangat berharga bagi seorang pemain. Apalagi, usia Putros sudah di atas 30 tahun.
"Seperti yang saya katakan, bagus kita memiliki pemain di Piala Dunia. Bagus untuknya karena saat ini, dia sudah di atas 30 tahun, jadi mungkin ini kesempatan terakhir," kata Hodak.
Kini dengan masuknya nama Putros ke skuad Irak yang dibawa ke Piala Dunia, jadilah bobotoh boleh gembira dan harapan Hodak jadi nyata.


