jalur pantura masih menjadi pilihan untuk mudik lebaran 2026 - News | Good News From Indonesia 2026

Apakah Jalur Pantura Masih jadi Pilihan untuk Mudik Lebaran 2026?

Apakah Jalur Pantura Masih jadi Pilihan untuk Mudik Lebaran 2026?
images info

Apakah Jalur Pantura Masih jadi Pilihan untuk Mudik Lebaran 2026?


Jalur Pantura yang membentang dengan jarak tempuh kurang lebih sekitar 1.341 km. Melewati dan menghubungkan 5 Provinsi sepanjang Pantai Utara Jawa, yaitu Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Jalur ini merupakan Jalan Nasional Rute 1 yang menjadi jalur utama arus mudik, sebelum adanya Tol Trans Jawa.

Saat ini, tersedia Tol Trans Jawa sebagai jalur pilihan pemudik yang menawarkan perjalanan dengan lebih cepat dan nyaman.

Jalur Pantura yang mulanya menjadi titik kemacetan setiap kali arus mudik Lebaran berlangsung, menjadi cukup lengang. Pertanyaannya, apakah pada arus mudik Lebaran 2026, jalur pantura masih menjadi pilihan pemudik?

baca juga

Jalur Pantura Masih jadi Pilihan Pemudik

Pemudik Sepeda Motor

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Badan Kebijakan Transportasi Kemenhub, pemudik yang menggunakan sepeda motor sebesar 24,08 juta orang. Berada di posisi kedua sebagai moda transportasi yang dominan digunakan pemudik, setelah mobil pribadi di posisi pertama.

Tentu saja, pemudik sepeda motor tidak bisa melalui tol, sehingga jalur Pantura masih menjadi pilihan utama.

Tarif Tol Mahal

Meskipun menawarkan perjalanan yang jauh lebih cepat, tarif Tol Trans Jawa menjadi dilema bagi pemudik. Contohnya harga rute Tangerang-Surabaya (via GT Warugunung) yang mencapai Rp885.000. Tarif bisa berubah dan mengalami penyesuaian saat arus mudik berlangsung.

Dengan tarif yang tidak bisa dibilang murah, pemudik seringkali memilih jalur Pantura untuk menghemat pengeluaran.

Memang waktu tempuh dan rute yang dilalui lebih panjang. Namun, pemudik bisa menggunakan uang yang seharusnya untuk membayar tarif tol, sebagai bekal perjalanan dan persiapan Lebaran.

Alternatif jika Tol Macet

Mudik yang telah menjadi tradisi tahunan umat Islam, tentu saja akan dijalani dengan antusiasme luar biasa. Pada arus mudik lebaran, volume kendaraan yang melewati Tol Trans Jawa mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan hari biasa atau libur nasional lainnya. Akibatnya, kemacetan dan penumpukan kendaraan di berbagai ruas Tol Trans Jawa terjadi.

Untuk menghindari serta mengurangi kemacetan, jalur Pantura masih menjadi alternatif utama pemudik. Melewati jalur Pantura dapat pemudik dapat menghindari terjebak kemacetan di Tol Trans Jawa. Sehingga waktu tempuh perjalan bisa lebih terkendali.

Jika Kawan GNFI memilih untuk melewati jalur Pantura pada mudik Lebaran 2026, di bawah ini beberapa tips yang bisa dilakukan dan dipersiapkan!

Tips Mudik Lewat Jalur Pantura

Kawan GNFI perlu mempersiapkan rencana perjalanan yang matang sebelum mudik melalui jalur Pantura. Pahami rute dan alur perjalanan dengan mempertimbangkan waktu tempuh, biaya perjalan, hingga kondisi jalan dan perkiraan cuaca.

Pastikan tubuh sedang dalam kondisi prima. Hindari melakukan perjalanan mudik saat sakit. Periksa kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan.

Disarankan melakukan kontrol penuh kendaraan sehari sebelum perjalanan, untuk memastikan kendaraan benar-benar aman digunakan dan menghindari kerusakan saat perjalanan jauh.

baca juga

Bekal makanan dan minuman sangat diperlukan dalam perjalanan. Pastikan membawa secukupnya agar tidak kekurangan sekaligus tidak menambah berat bawaan.

Lakukan perjalanan dengan tenang dan stabil. Mengantuk dan merasa pegal saat perjalanan jauh pasti terjadi, saat terasa sebaiknya langsung berhenti untuk beristirahat.

Demi keamanan dan kenyamanan perjalanan, selalu pantau informasi terbaru lalu lintas dan kondisi jalan, untuk bisa menghindari titik-titik kemacetan. Patuhi selalu rambu dan aturan lalu lintas, serta berhati-hati saat melintasi daerah rawan kecelakaan.

Dengan informasi di atas, apakah Kawan GNFI tertarik untuk mudik lewat jalur Pantura?

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Alsha Nuraini lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Alsha Nuraini.

AN
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.