Jurusan Hubungan Internasional adalah cabang dari ilmu sosial yang mempelajari interaksi antarnegara, organisasi internasional, perusahaan multinasional dan aktor non-negara lainnya dalam skala global.
Cakupan studi dalam HI sangat luas dengan berbagai aspek seperti, diplomasi, kebijakan luar negeri, ekonomi global, politik internasional, geopolitik, keamanan internasional, hak asasi manusia, hukum internasional, serta membahas isu-isu kontemporer global.
HI merupakan jurusan yang cukup populer dalam rumpun Sosial dan Humaniora. Dengan segala cakupan studi dan persaingan lulusan, berikut 5 prospek kerja jurusan Hubungan Internasional yang bisa Kawan GNFI simak!
5 Prospek Kerja Jurusan Hubungan Internasional
Diplomat
Karier sebagai diplomat paling banyak diminati oleh lulusan HI. Diplomat adalah perwakilan resmi suatu negara untuk melakukan diplomasi dengan membawa kepentingan nasional, menjalin dan memperkuat hubungan bilateral maupun multilateral, serta memberikan perlindungan hak-hak bagi warga negaranya yang berada di negara lain.
Diplomat memiliki tugas dan tanggung jawab, yaitu representing, promoting, protecting, negotiating, dan reporting.
Jurnalis
Dengan kemampuan analisis yang kuat dalam hal sosial dan politik, terbiasa berpikir kritis, serta mampu berkomunikasi dengan baik, karier jurnalis merupakan peluang yang menarik bagi lulusan HI. Pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki dapat diaplikasikan untuk meliput berbagai isu internasional.
Dengan pemahaman yang cukup dalam mengenai situasi global, lulusan HI dapat memberikan laporan yang mendalam dan imbang tentang masalah yang sedang terjadi di dunia internasional.
Konsultan internasional
Sebagai konsultan internasional, tentu perlu menguasai dinamika pasar internasional. Lulusan HI dengan kemampuan analisis bisnis dan perdagangan internasional yang kuat sekaligus cakap dalam hal komunikasi, cocok untuk pekerjaan ini.
Tugas seorang konsultan internasional adalah memberikan analisis, informasi, dan saran terkait prospek kegiatan perusahaan tersebut di pasar internasional. Selain itu, mereka juga harus bisa memberikan rekomendasi strategi dan membantu perusahaan memahami regulasi serta kebijakan di negara-negara tujuan pasar.
Analis kebijakan internasional
Seorang analis kebijakan internasional memiliki tanggung jawab untuk melakukan evaluasi program dan kebijakan yang telah diterapkan dalam skala internasional. Dengan menggunakan metode analisis kualitatif dan kuantitatif, efektivitas kebijakan tersebut diukur dan memberikan rekomendasi perbaikan yang diperlukan.
Pekerjaan ini memerlukan pemahaman mengenai sistem politik internasional dengan baik, lembaga-lembaga internasional, perjanjian-perjanjian, dinamika hubungan antarnegara, hingga legislasi dalam implementasi kebijakan internasional.
Dosen
Menjadi dosen Hubungan Internasional merupakan peluang dan karier yang baik. Tentu saja, sebagai seorang dosen tanggung jawab utamanya adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan yang mahasiswa butuhkan untuk memahami serta menganalisis isu-isu internasional yang komplek.
Selain itu, dosen juga perlu terlibat aktif dalam upaya pengembangan ilmu pengetahuan. Dengan melakukan penelitian, menulis artikel, serta mempresentasikan hasil penelitian di konferensi akademik. Hal tersebut, memberikan kontribusi penting untuk pengembangan pemahaman serta pengetahuan baru dalam studi Hubungan Internasional.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


