nasu cemba makanan tradisional khas sulawesi selatan yang dulunya hanya disajikan saat momen tertentu saja - News | Good News From Indonesia 2026

Nasu Cemba, Makanan Tradisional Khas Sulawesi Selatan yang Dulunya Hanya Disajikan saat Momen Tertentu Saja

Nasu Cemba, Makanan Tradisional Khas Sulawesi Selatan yang Dulunya Hanya Disajikan saat Momen Tertentu Saja
images info

Nasu Cemba, Makanan Tradisional Khas Sulawesi Selatan yang Dulunya Hanya Disajikan saat Momen Tertentu Saja


Nasu Cemba merupakan salah satu makanan tradisional khas dari daerah Sulawesi Selatan. Jika Kawan berkunjung ke daerah ini, nasi cemba bisa menjadi salah satu pilihan kuliner yang tidak boleh dilewatkan begitu saja.

Apalagi pada saat ini Kawan bisa menemukan nasu cemba di beberapa warung yang menjual kuliner tersebut. Jika Kawan hidup beberapa puluh tahun yang lalu, hal ini belum tentu bisa dijumpai setiap harinya.

Sebab dulunya nasu cemba hanya disajikan oleh masyarakat pada waktu-waktu tertentu saja. Oleh sebab itu belum tentu Kawan bisa menikmati makanan tradisional khas Sulawesi Selatan tersebut setiap hari dulunya.

Bagaimana pembahasan lebih lanjut seputar nasu cemba? Simak penjelasan seputar makanan tradisional khas Sulawesi Selatan tersebut lengkap dengan resep membuat nasu cemba dalam artikel berikut ini.

Mengenal Nasu Cemba, Makanan Tradisional Khas Sulawesi Selatan

Seperti yang sudah dijelaskan pada bagian sebelumnya, nasu cemba merupakan salah satu kuliner khas yang bisa Kawan jumpai di daerah Sulawesi Selatan. Lebih tepatnya lagi, makanan tradisional yang satu ini berasal dari Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan.

Penamaan makanan tradisional ini juga berasal dari bahasa Enkarang, yakni "Nasu" dan "Cemba". Dikutip dari buku Makanan dan Minuman Tradisional, kata "Nasu" bermakna dimasak dengan cara direbus.

Sementara itu, kata "Cemba" bisa diartikan sebagai asam. Dari definisi tersebut, nasu cemba bisa diartikan sebagai makanan berkuah yang menggunakan asam.

Salah satu keunikan dari nasu cemba adalah penggunaan daun cemba sebagai bahan pembuatannya. Daun cemba merupakan tumbuhan endemik yang bisa dijumpai di daerah Enrekang.

Kenikmatan nasu cemba ternyata tidak hanya digemari oleh orang-orang Sulawesi Selatan saja. Bahkan makanan tradisional tersebut diketahui juga disukai oleh orang dari mancanegara.

Syamsul Bahri dalam artikelnya, "Nasu Cemba: Masakan Tradisional Khas Masyarakat Massenrempulu di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan" yang terbit di Jurnal Walasuji menyebutkan bahwa nasu cemba cukup digemari oleh orang-orang Jepang. Dari hasil wawancaranya dengan salah satu pemilik rumah makan di Pasar Baraka, Syamsul Bahri menjelaskan bahwa ada saja orang-orang Jepang yang datang ke sana dan secara khusus mencari nasu cemba untuk disantap.

Dulunya Hanya Disajikan Saat Momen Tertentu Saja

Pada saat sekarang, Kawan bisa menjumpai nasu cemba di beberapa rumah makan yang ada di daerah Sulawesi Selatan, khususnya di Kabupaten Enrekang. Namun jika mundur ke belakang, makanan tradisional ini dulunya hanya disajikan oleh masyarakat pada waktu-waktu tertentu saja.

Misalnya, nasu cemba biasanya disajikan pada saat ada upacara yang berkaitan dengan siklus kehidupan, seperti akikah, sunatan, dan perkawinan. Selain itu, nasu cemba juga sering dihidangkan dalam hari-hari besar keagamaan, seperti Idulfitri dan Iduladha maupun pada saat acara syukuran.

Nasu cemba dianggap sebagai salah satu makanan yang istimewa dulunya. Dengan menghidangkan nasu cemba, tuan rumah dianggap memberikan penghargaan dan memuliakan para tamu yang hadir dalam acara tersebut.

Resep Nasu Cemba

Jika Kawan tertarik untuk mencicipi makanan tradisional khas Sulawesi Selatan ini, bisa mencoba untuk membuat nasu cemba di rumah masing-masing. Dikutip dari laman RRI, berikut resep yang bisa Kawan gunakan untuk membuat nasu cemba, yakni.

Bahan:

  • Daging dan tulang iga sapi
  • Bawang putih dan bawang merah
  • Jahe
  • Kemiri
  • Merica
  • Kunyit
  • Garam
  • Kelapa sangrai
  • Daun cemba

Langkah Pembuatan

  • Bersihkan daging dan tulang iga sapi lalu potong-potong sesuai selera masing-masing.
  • Haluskan bumbu-bumbu yang sudah disiapkan, seperti bawang putih, bawang merah, kemiri, dan jahe, lalu tumis hingga harum.
  • Masukkan daging dan tulang iga ke dalam panci. Masak bersama bumbu tumis dan bahan-bahan lainnya.
  • Setelah itu masukkan kelapa sangrai dan daun cemba.
  • Masak nasu cemba hingga matang sebelum disajikan dan dinikmati bersama.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Irfan Jumadil Aslam lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Irfan Jumadil Aslam.

IJ
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.