di tangan eks member jkt48 ini perasaan galau disulap jadi karya seni - News | Good News From Indonesia 2026

Di Tangan Eks Member JKT48 Ini, Perasaan Galau "Disulap" Jadi Karya Seni

Di Tangan Eks Member JKT48 Ini, Perasaan Galau "Disulap" Jadi Karya Seni
images info

Di Tangan Eks Member JKT48 Ini, Perasaan Galau "Disulap" Jadi Karya Seni


Perasaan galau tak selamanya hanya menjadi hal yang tidak mengenakkan. Bagi penyanyi Fransisca Saraswati Puspa Dewi, dikenal sebagai Sisca Saras, rasa galau itu justru adalah bahan untuk melahirkan karya seni.

Sisca Saras adalah penyanyi solo yang telah membuahkan sejumlah karya berupa lagu seperti “Terbawa Suasana”, “Cinta Setara”, dan “Tak Berakhir Sama.” Kini, perempuan yang juga merupakan mantan anggota JKT48 generasi ketiga itu punya lagu baru yang berjudul "Katanya Cinta".

Nah, lagu itulah yang merupakan hasil dari proses "menyulap" perasaan galau menjadi karya seni.

Sisca Saras

baca juga

Sisca Saras Bangkit dari Kegalauan, Lalu Berkarya

Bagaimana ceritanya Sisca bisa mengubah perasaan galau menjadi karya? Jawabannya adalah apa yang dilakukannya saat sedang patah hati.

Saat ia merasakan galau karena patah hati, Sisca tidak melihatnya sebagai luka, melainkan peluang untuk refleksi dan pertumbuhan. Baginya, pengalaman patah hati tak ubahnya ruang untuk sembuh dan memaknai syukur lebih dalam.

Sisca tak memungkiri juga patah hati adalah waktu di mana emosinya begitu tertantang. Alih-alih larut dalam kesedihan, ia mencoba menerima kenyataan dengan tabah. Maka dari itu pula, ia memberi waktu bagi diri sendiri untuk mendekatkan diri kepada Tuhan.

“Saya menerima saja apa yang terjadi waktu itu. Justru dari situ saya jadi lebih banyak refleksi dan mendekatkan diri kepada Tuhan,” ujar Sisca.

Cerita tentang proses untuk bangkit dan menerima kenyataan itulah yang tertuang ke dalam "Katanya Cinta". Lagu karya terbaru Sisca tersebut akan dirilis bertepatan dengan ulang tahunnya pada 24 Februari 2026.

Dalam menyulap perasaan galau menjadi karya, Sisca tidak bekerja sendiri. Ia dibantu oleh penulis lagu Clara Riva, yang sudah memahami karakter musikal Sisca. Lewat kerja keras keduanya, materi yang sempat tertunda akhirnya diolah ulang dengan penyesuaian lirik yang merefleksikan kematangan emosionalnya, sementara komposisi dasar tetap dipertahankan.

Ketika sesi rekaman tiba, Sisca yang berusaha bangkit dari patah hati ternyata masih menyimpan emosi yang tercurah hingga sempat terbawa perasaan. Meski begitu, ia berusaha menjaga agar pesan dalam lagu bisa disampaikannya dengan tetap tulus tanpa berlebihan.

“Menyanyikan lagu sedih lebih menantang. Tantangannya menemukan emosi yang tepat: bisa dirasakan pendengar, tapi tetap terkontrol. Jadi, bisa dibilang aku menyanyikan lagu ini dengan hati-hati karena takut nangis,” jelasnya.

Melalui lagu terbaru ini, Sisca ingin menyampaikan pesan tentang pentingnya hubungan yang sehat dan setara. Di matanya, mempertahankan relasi yang saling menyakiti hanya akan memperpanjang luka. Sementara itu, keberanian untuk melepaskan adalah bagian dari mencintai diri sendiri dan membuka ruang untuk kebahagiaan.

Kebetulan, lagu baru Sisca diluncurkan pada momen ulang tahunnya yang ke-26. Ia pun menyimpan harapan mendalam untuk setiap langkah perjalanan yang dilaluinya sebagai penyanyi.

Sisca berharap dapat terus menghadirkan karya yang mampu menguatkan para pendengarnya. Tak hanya itu, ia juga ingin lebih sering bertemu dengan para penggemarnya melalui berbagai event, termasuk showcase atau konser solo.

“Harapanku, di umur yang baru aku dapat berkah baru, bisa terus membuat karya, dan berbagi cerita bersama pendengar yang selalu setia,” tutup Sisca.

baca juga

 

 

 

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Aulli Atmam lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Aulli Atmam.

AA
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.