Bila Kawan sedang mencari suasana alam yang masih sangat asri di wilayah Bantul maka Taman Wisata Batu Kapal adalah destinasi yang patut dikunjungi.
Objek wisata yang terletak di daerah Srimulyo ini menawarkan pemandangan sungai dengan air yang tampak berwarna biru jernih saat cuaca cerah. Keunikan utama tempat ini terletak pada tebing-tebing batu yang mengapit aliran Sungai Opak sehingga sehingga menciptakan suasana yang tenang dan menyejukkan.
Nama Batu Kapal sendiri berasal dari keberadaan dua bongkahan batu raksasa yang bentuknya menyerupai kapal dengan tekstur ukiran alami di permukaannya. Batuan di area ini menunjukkan lapisan pembentukan alami yang memerlukan waktu hingga ribuan tahun melalui proses geologi yang panjang.
Sebelum menjadi objek wisata populer kawasan ini merupakan hutan rakyat yang didominasi oleh rimbunnya pohon bambu dan sering menjadi lokasi pengambilan pasir sungai.
Menjadi Lokasi Syuting Film KKN di Desa Penari
Salah satu hal yang melambungkan nama Taman Wisata Batu Kapal adalah kehadirannya dalam industri perfilman nasional.
Lokasi ini pernah digunakan sebagai latar pengambilan gambar untuk film horor populer KKN di Desa Penari pada Januari 2020. Suasana hutan yang lebat dengan latar sungai dan bebatuan besar dianggap sangat pas untuk menggambarkan suasana desa yang misterius dalam cerita tersebut.
Kehadiran nuansa mistis yang menyatu dengan keindahan alam justru menjadi daya tarik tersendiri bagi para pencinta film yang ingin melihat langsung lokasi aslinya. Meskipun memiliki kaitan dengan film horor tempat ini tetap terasa nyaman dan aman untuk dikunjungi bersama teman maupun keluarga. Jembatan gantung yang membentang di atas sungai menjadi salah satu titik favorit bagi wisatawan untuk menikmati pemandangan dari ketinggian.
Bagi Kawan yang ingin mendapatkan dokumentasi terbaik cahaya matahari yang menembus celah-celah pepohonan bambu pada pagi atau sore hari akan menambah kesan estetik. Keasrian yang terjaga membuat setiap sudut di Batu Kapal Park tampak sangat menarik untuk diabadikan.
Aktivitas Seru dari River Tubing hingga Camping di Pinggir Sungai
Taman Wisata Batu Kapal tidak hanya menawarkan pemandangan statis tetapi juga berbagai aktivitas luar ruangan yang menantang.
Salah satu aktivitas favorit pengunjung adalah river tubing yaitu mengarungi aliran Sungai Opak menggunakan ban pelampung. Kawan akan diajak menyusuri sungai sambil melewati celah-celah bebatuan besar dan rimbunnya pepohonan yang memberikan pengalaman petualangan yang berbeda.
Bagi yang ingin merasakan pengalaman bermalam di tengah alam tersedia area yang dapat digunakan untuk berkemah di pinggir sungai. Suara alam di malam hari dan kesegaran udara pagi memberikan suasana yang menenangkan. Selain itu tempat ini juga sering dipilih sebagai lokasi sesi foto prewedding karena latar belakang tebing dan sungainya yang sangat alami. Khusus untuk kegiatan prewedding pengelola mengenakan biaya sewa tempat sebesar Rp300.000.
Fasilitas penunjang di lokasi ini sudah cukup memadai untuk ukuran wisata alam rakyat. Tersedia warung-warung sederhana yang menyajikan makanan ringan dan minuman dengan harga terjangkau serta fasilitas toilet yang terjaga kebersihannya. Area parkir yang disediakan juga mampu menampung kendaraan roda dua maupun roda empat dengan baik.
Lokasi dan Rute Menuju Batu Kapal Park Jogja
Taman Wisata Batu Kapal berlokasi di Klenggotan Srimulyo Kapanewon Piyungan Kabupaten Bantul Yogyakarta. Jaraknya tidak terlalu jauh dari pusat kota Yogyakarta dan dapat ditempuh dalam waktu sekitar 40 menit perjalanan. Akses menuju lokasi sudah cukup baik dan didukung dengan papan petunjuk jalan yang jelas.
Jika Kawan berangkat dari pusat kota arahkan kendaraan menuju Jalan Wonosari ke arah timur. Setelah melewati objek wisata Kids Fun dan jembatan Kali Opak Kawan akan menjumpai Pasar Wage. Dari pasar tersebut lanjutkan perjalanan ke timur hingga menemukan simpang tiga BUKP Kecamatan Piyungan lalu beloklah ke utara atau ke arah kiri masuk melalui gapura bertuliskan Klenggotan. Ikuti terus petunjuk arah hingga mencapai area parkir wisata.
Sangat disarankan untuk menggunakan alas kaki yang nyaman dan tidak licin karena medan di area sungai didominasi oleh bebatuan. Jika berkunjung pada musim hujan antara bulan November hingga Februari air sungai akan tampak lebih melimpah namun pengunjung harus tetap waspada dan menghindari bermain air jika aliran sungai sedang sangat kuat.
Harga Tiket dan Jam Operasional
Hal menarik lainnya dari Taman Wisata Batu Kapal adalah sistem tiket masuknya yang bersifat sukarela.
Meskipun tidak ada tarif tetap yang ditentukan secara resmi pengunjung sangat dianjurkan untuk memberikan sumbangan sebagai bentuk dukungan untuk biaya perawatan dan pengembangan kawasan wisata ini. Hal ini menjadikan Batu Kapal sebagai pilihan wisata yang sangat terjangkau bagi semua kalangan.
Objek wisata ini buka setiap hari mulai pukul 07.30 hingga 17.30 WIB. Datang di pagi hari merupakan waktu terbaik untuk menikmati kesegaran udara dan kejernihan air sungai sebelum matahari terlalu terik. Pengunjung juga diingatkan untuk selalu menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan agar kelestarian hutan dan sungai tetap terjaga.
Ayo Rasakan Kesegaran Air Sungai Biru di Batu Kapal Park
Menikmati gemericik air Sungai Opak di bawah keteduhan bambu akan memberikan pengalaman liburan yang santai namun tetap berkesan. Taman Wisata Batu Kapal siap menyambut siapa saja yang ingin melarikan diri sejenak dari rutinitas kota.
Jadi kapan Kawan akan merencanakan perjalanan untuk melihat batuan unik berbentuk kapal di Piyungan ini?
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


