kegiatan edukatif mahasiswa ipb warnai tbm lentera pustaka - News | Good News From Indonesia 2026

Kegiatan Edukatif Mahasiswa IPB Warnai TBM Lentera Pustaka

Kegiatan Edukatif Mahasiswa IPB Warnai TBM Lentera Pustaka
images info

Kegiatan Edukatif Mahasiswa IPB Warnai TBM Lentera Pustaka


Delapan mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) yang sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik di Desa Sukaluyu, Kabupaten Bogor, menggelar acara edukasi literasi lingkungan pada 18 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung dalam event rutin bulanan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Lentera Pustaka.

Di acara yang dipimpin oleh Kayungga dan tim, anak-anak diajak mempelajari cara memilah sampah serta berkreasi membuat gambar dari bahan bekas yang didaur ulang. Sekitar 73 anak pembaca TBM Lentera Pustaka dan 40 orang tua hadir mengikuti kegiatan ini.

Syarifudin Yunus selaku pendiri TBM Lentera Pustaka turut hadir mendampingi para relawan dan pembimbing baca di taman bacaan tersebut.

Materi Edukasi: Jenis-jenis Sampah

Dalam sesi edukasi, anak-anak dikenalkan tiga kategori utama sampah berdasarkan sifatnya:

  • Sampah organik: Bahan yang mudah terurai secara alami, misalnya sisa makanan, sayuran dan buah-buahan busuk, daun kering, ranting pohon, atau kotoran hewan.
  • Sampah anorganik: Material yang sulit terurai, seperti plastik, kaleng, atau logam yang dapat didaur ulang menjadi barang baru.
  • Sampah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun): Sampah yang mengandung zat berbahaya bagi manusia dan lingkungan, misalnya baterai bekas, lampu neon bekas, serta obat-obatan yang sudah kedaluwarsa.

Melalui materi ini, anak-anak diajarkan bahwa setiap jenis sampah memerlukan penanganan khusus.

Pengelolaan Sampah untuk Lingkungan Bersih

Setelah mengenal jenis-jenis sampah, para mahasiswa menjelaskan pentingnya pengelolaan sampah yang tepat. Sampah yang bisa didaur ulang dapat diolah menjadi barang kreatif, sedangkan sampah yang tidak dapat didaur ulang harus dikelola secara khusus agar tidak mencemari lingkungan.

Pemilahan sampah sejak dari rumah sangat krusial karena mempermudah proses pengolahan akhir, mengurangi limbah ke tempat pembuangan, dan membantu menjaga kebersihan lingkungan serta mendukung program pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Budaya Literasi di Desa Sukaluyu

Kegiatan para mahasiswa IPB ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya literasi di Desa Sukaluyu, khususnya bagi anak-anak dan remaja. Selain mendukung keberhasilan program taman bacaan, inisiatif ini diharapkan dapat menekan angka putus sekolah dengan menumbuhkan minat belajar sejak dini.

Warga desa didorong untuk lebih aktif memanfaatkan fasilitas di TBM Lentera Pustaka. Di samping meningkatkan kegemaran membaca, taman bacaan ini juga berperan sebagai sarana pelestarian kearifan lokal serta media edukasi praktis seperti pentingnya memilah sampah.

Penutupan Acara dan Penghargaan

Menjelang akhir acara, setiap anak yang hadir mendapat hadiah sebagai bentuk motivasi belajar, lalu semua peserta berfoto bersama. Mahasiswa IPB kemudian mengadakan diskusi singkat tentang praktik terbaik literasi yang sudah berjalan dan tantangan dalam mengembangkan taman bacaan desa.

Pada kesempatan tersebut, mahasiswa memberikan penghargaan kepada Syarifudin Yunus, pendiri TBM Lentera Pustaka, sebagai bentuk apresiasi. Sesuai tradisi acara bulanan TBM, seluruh anak dan pendampingnya disuguhi “jajanan kampung gratis.”

Selain itu, pendiri TBM Lentera Pustaka yang baru pulang menunaikan ibadah umrah membagikan kurma dan cokelat sebagai oleh-oleh bagi semua peserta.

“Aktivitas memilah sampah dan membuat kreasi dari bahan daur ulang oleh mahasiswa IPB ini sangat baik. Selain edukatif, kegiatan ini memperdalam pemahaman anak-anak tentang cara memperlakukan sampah. Ini merupakan praktik baik nyata di taman bacaan, dan kami memang perlu kolaborasi dari mahasiswa,” ujar Syarifudin Yunus, Pendiri TBM Lentera Pustaka, mengapresiasi kegiatan tersebut.

Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi

Kegiatan literasi dan lingkungan yang dilakukan mahasiswa IPB ini juga merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Para mahasiswa dapat menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus menumbuhkan empati dan kepedulian sosial dengan berbagi pengetahuan serta membantu kegiatan di TBM Lentera Pustaka.

Salam literasi!

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

ER
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.