erwin irawan daun kelor diinovasikan - News | Good News From Indonesia 2026

Erwin Irawan, Inovasikan Daun Kelor jadi Produk Racikan Tradisional Unggul

Erwin Irawan, Inovasikan Daun Kelor jadi Produk Racikan Tradisional Unggul
images info

Erwin Irawan, Inovasikan Daun Kelor jadi Produk Racikan Tradisional Unggul


“Dunia tak selebar daun kelor, tapi daun kelor NTB menyebar ke seluruh dunia.” — Erwin Irawan, CEO Founder MORIKAI

Di Indonesia, daun kelor umumnya diolah menjadi sayur bening. Selain itu sering dipercaya sebagai penolak bala, pengusir roh jahat, dan penawar ilmu hitam.

Tanaman dengan nama Latin Moringa oleifera sebenarnya memiliki kaya khasiat dan manfaat. Seperti yang dikutip dari laman resmi Halodoc, di antaranya menurunkan kadar gula darah, memelihara fungsi dan kesehatan otak, mengontrol tekanan darah, dan masih banyak lagi.

Erwin Irawan atau yang akrab disapa Erwin Kelor, pemuda asal NTB) menginovasikan daun kelor menjadi produk racikan tradisional unggul. Dari teh celup daun kelor, teh serbuk daun kelor, kapsul kelor, dan masih banyak lagi.

baca juga

Dikutip podcastUnram TV, Erwin menganggap bahwa daun kelor adalah awal mula sebuah musibah yang menimpanya. Pada tahun 2016, Erwin kedapatan pelanggan dari negara Jerman yang mana pada saat itu memesan daun kelor seberat satu ton.

Butuh waktu kurang lebih dua bulan bagi Erwin dan para kelompok tani untuk mencari satu ton daun kelor. Dengan menyisiri dari Pulau Sumbawa dan Pulau Lombok, akhirnya terkumpul juga.

Namun, hasil perjuangannya tidak membuahkan hasil bagi Erwin. Pelanggan tersebut nyatanya tidak memberikan penjelasan. Hal ini membuat Erwin sedikit putus asa akan banyaknya limbah kelor yang tidak terpakai. 

Akan tetapi, dia tidak kehabisan ide. Dengan kegigihannya, dia berusaha untuk mencari solusi dengan mengakses segala informasi di internet yang berkaitan dengan daun kelor. Setelah ditelusuri, ternyata tanaman ini bisa diinovasikan ke berbagai produk turunan yang sangat beragam.

Sumber: Instagram @morikaindonesia
info gambar

Sumber: Instagram @morikaindonesia


Dari situlah Erwin mencoba membuat teh celup dengan berbahan dasar daun kelor yang diberi nama merek “MORIKAI”. Nama ini sudah dikenal masyarakat NTB sampai sekarang.

Tidak kalah menarik juga, pada tahun 2020 Erwin dinobatkan menjadi Penerima Apresiasi SATU Indonesia Awards bidang kewirausahaan provinsi Nusa Tenggara Barat.

Saat ini, MORIKAI telah menyediakan komoditi kelor dan turunannya mulai dari daun kelor kering, biji kelor kering utuh, serbuk kelor halus, teh celup kelor, teh serbuk kelor, kopi kelor, kapsul kelor, minuman instan.

Bahkan pemasaran dari MORIKAI sendiri telah melibatkan pendekatan digital dan tradisional untuk memaksimalkan penjualan.

Perusahaan ini juga mengoptimalkan peranan digital marketing dengan memanfaatkan e-commerce dan marketplace yang membantu mendistribusikan produk secara online.

baca juga

Berkat inovasi daun kelor, MORIKAI ini mendapatkan berbagai penghargaan. Di antaranya Juara 1 Nasional Social Entrepreneurship Model Innovathon 2019, Juara 1 Terbaik Nasional UKM Kuliner DSP Mandalika Kemenparekraf RI 2021, Juara 1 Terbaik Nasional Wirausaha Muda Syariah Bank Indonesia 2022, Piagam Penghargaan Duta Ekspor Indonesia Timur 2022, dan Juara III Kompetisi Inovasi Daerah Kota Mataram (Kategori Ekonomi Kreatif) 2022.

Pesan penutup dari Erwin pada acara podcast Unram TV, “Anak muda saat ini yang dibutuhkan bukan soal uang, tapi ruang. Ruang untuk beradaptasi, ruang untuk berinovasi, ruang untuk berkreasi, ruang untuk mencari relasi yang seluas-luasnya. Dari ruang-ruang tersebut, mahasiswa secara fundamental, basic, mindset, itu tumbuh terbentuk."

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

DC
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.