Seiring dengan perkembangan zaman, penurunan minat masyarakat terutama generasi muda pada minat baca buku fisik mulai tak bisa terhindarkan. Banyak dari mereka mulai meninggalkan kebiasaan lama yang sudah hampir punah dan mulai bergeser ke gaya hidup yang serba digital.
Tidak bisa dipungkiri jika kebiasaan ini sudah mulai menjamur di zaman modern seperti sekarang in karena kemudahan, kecepatan, dan aksesibilitas yang ditawarkan oleh teknologi. Meskipun demikian, tekat Jamaluddin tetap teguh pada misinya untuk membangkitkan semangat berliterasi di kalangan masyarakat Gowa.
Jamaluddin, dikenal sebagai seorang penggerak literasi lingkungan dari Desa Kanreapia, Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Jamal mampu menyulap bangunan yang semula adalah bekas dari kandang bebek kini menjadi istana literasi. Sebut saja Rumah Koran, berdiri pada tahun 2014, yang merupakan pusat pengembangan literasi yang bertempat di Desa Kanreapia. Beberapa kegiatan dari Rumah Koran dengan mengusung tema, “Gerakan Cerdas Anak Petani” yaitu dengan baca buku di sungai, baca buku di kebun, dan bahkan baca buku di gunung.
Inisiatif ini dirancang untuk memajukan sektor pertanian desa sekaligus meningkatkan minat baca di kalangan petani. Bermula dari bekas kandang bebek yang direnovasi sederhana dengan tempelan koran, kini tempat tersebut telah bertransformasi menjadi pusat pembinaan bagi kelompok tani dan pemuda tani. Fungsi barunya mencakup promosi produk dan penggalian potensi yang dimiliki desa.
Rumah Koran telah hadir di tengah-tengah masyarakat Desa Kanreapia dalam rangka memperlihatkan pada semua kalangan jika generasi muda sebenarnya dapat menjadi agen perubahan yang memberikan dampak positif kepada masyarakat. Melalui gerakan literasi dan pemberdayaan ekonomi, masyarakat telah menciptakan inovasi yang selaras dengan semangat SATU Indonesia Awards dan memberikan perubahan signifikan yang dimulai dari langkah-langkah paling sederhana. Tepat pada tahun 2017, Jamaluddin mendapatkan Apresiasi Satu Indonesia Awards oleh PT Astra International TBK pada bidang Pendidikan sebagai Pencerdas Anak Petani di Gowa tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Gerakan Rumah Koran di Gowa berfokus pada literasi petani, yaitu mengajarkan mereka tentang literasi lingkungan dan literasi digital. Untuk sekarang ini, kegiatan mereka sudah diperluas dan tidak hanya di satu tempat, tapi sudah mulai mencakup semua desa dan kecamatan di Kabupaten Gowa. Tujuannya adalah keliling ke berbagai tempat untuk menunjukkan dan menyebarkan semua ide dan kegiatan yang dibuat oleh para petani milenial di Gowa. Semua ini dilakukan dengan tema gerakan: promosi, edukasi, pasar tani, dan petani berbagi.

Sumber: Instagram @rumah.koran
Sejak Covid 19, Rumah Koran berkomitmen melahirkan Petani Berbagi, yakni berbagai panti asuhan, pondok pesantren, korban bencana alam, dan masyarakat yang membutuhkan. Sehingga kegiatan petani berbagi telah mampu menyasar ke 100 panti asuhan yang ada di Sulawesi Selatan, yang mana secara keseluruhan petani mampu berpartisipasi berbagi sayur sebanyak 100 ton sejak 2021 hingga 2024. Tujuan daripada berbagi ini adalah bisa melahirkan petani dermawan, agar nantinya sektor pertanian bisa sejahtera baik di dunia dan di akhirat.
Berkat program Rumah Koran, Jamaluddin bertransformasi menjadi pemuda desa dengan berbagai kegiatan yang jauh lebih terencana dan terarah. Dalam kurun waktu 2023 – 2024, Jamaluddin ikut serta sebagai mentor dalam program Kampus Merdeka mendampingi Mahasiswa yang ada di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Di tahun yang sama juga, Rumah Koran dipercaya sebagai Mobilizer/Bisnis Advicer program Yess Kementerian Pertanian RI Mendampingi petani milenial dalam melahirkan Wirausaha Muda pada bidang pertanian di Kabupaten Gowa. Yang lebih memukau lagi, Jamaluddin juga menjadi Narasumber di Cop 28 Dubai, membawa cerita Gerakan literasi Lingkungan di desanya.
Kisah Jamaluddin sungguh luar biasa. Meskipun berasal dari desa, Jamal membuktikan bahwa latar belakang tidak bisa membatasi mimpi untuk memajukan kampung halaman. Semoga semangat ini menular, menjadi motivasi bagi generasi muda untuk melahirkan gebrakan baru yang bermanfaat bagi bangsa di masa depan.
#kabarbaiksatuindonesia
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


