fakta menarik ramadan tahun ini yang bertepatan dengan tanggal masehi - News | Good News From Indonesia 2025

Fakta Menarik Ramadan Tahun Ini yang Bertepatan dengan Tanggal Masehi

Fakta Menarik Ramadan Tahun Ini yang Bertepatan dengan Tanggal Masehi
images info

Fakta Menarik Ramadan Tahun Ini yang Bertepatan dengan Tanggal Masehi


Ramadan tahun ini menjadi momen yang unik karena jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025 dalam kalender Masehi. Pergeseran ini terjadi akibat perbedaan sistem penanggalan antara kalender Hijriyah yang berbasis bulan dan kalender Masehi yang berbasis matahari. Hal ini membuat Ramadan setiap tahunnya maju sekitar 10–12 hari jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Keunikan lainnya, baik Nahdlatul Ulama (NU) maupun Muhammadiyah telah menetapkan bahwa 1 Ramadan 1446 Hijriyah jatuh pada tanggal yang sama, yaitu 1 Maret 2025. Kesepakatan ini jarang terjadi, mengingat metode penentuan awal bulan Hijriyah antara keduanya sering kali berbeda.

NU menggunakan metode rukyatul hilal atau melihat hilal secara langsung, sementara Muhammadiyah menggunakan metode hisab atau perhitungan astronomi.

1. Ramadan 1446H Bertepatan dengan 1 Maret dalam Kalender Masehi

Kalender Bulan Maret 2025
info gambar

Kalender Bulan Maret 2025 | Canva.com/RapidEye


Dalam beberapa tahun terakhir, umat Islam terbiasa melihat perbedaan tanggal dalam penetapan awal Ramadan antara kalender Hijriyah dan kalender Masehi. Namun, tahun ini menjadi menarik karena 1 Ramadan bertepatan dengan 1 Maret 2025. Artinya, umat Islam bisa lebih mudah mengingat kapan awal puasa dimulai dalam sistem penanggalan Masehi.

Fenomena ini jarang terjadi karena perbedaan siklus antara kalender lunar dan solar. Kalender Hijriyah terdiri dari 354 atau 355 hari, sedangkan kalender Masehi memiliki 365 atau 366 hari. Oleh karena itu, setiap beberapa dekade sekali, Ramadan akan kembali bertepatan dengan tanggal yang sama dalam kalender Masehi.

2. NU dan Muhammadiyah Kompak Menetapkan Awal Ramadan

Salah satu hal yang menarik dari Ramadan tahun ini adalah kesamaan tanggal penetapannya oleh NU dan Muhammadiyah. Biasanya, terdapat perbedaan dalam awal Ramadan karena NU menggunakan metode rukyat hilal (melihat hilal) sementara Muhammadiyah memakai metode hisab wujudul hilal (perhitungan astronomi).

Penuhnya Masjid di Bulan Ramadan
info gambar

Penuhnya Masjid di Bulan Ramadan | Unsplash/Rumman Amin


Namun, karena posisi bulan pada akhir bulan Syaban 1446 H cukup jelas dan sudah memenuhi kriteria visibilitas hilal yang disepakati, kedua organisasi Islam terbesar di Indonesia ini akhirnya menetapkan tanggal yang sama. Ini berarti umat Islam di Indonesia bisa lebih mudah dalam mempersiapkan ibadah Ramadan tanpa adanya perbedaan awal puasa yang sering terjadi di tahun-tahun sebelumnya.

Kesamaan penetapan ini juga berdampak pada berbagai aspek, seperti jadwal puasa bersama, persiapan ibadah tarawih, hingga penentuan jadwal cuti bersama untuk menyambut Idulfitri.

3. Ramadan dan Siklus Pergeseran Tanggal Masehi

Karena Ramadan mengikuti sistem kalender Hijriyah, tanggal awalnya terus bergeser ke belakang dalam kalender Masehi. Jika pada 2024 Ramadan dimulai pada 10 Maret, maka tahun ini maju ke 1 Maret 2025. Siklus ini terus berulang, sehingga dalam beberapa dekade ke depan, Ramadan akan kembali jatuh di bulan Februari, Januari, dan seterusnya.

Perubahan ini juga berdampak pada waktu-waktu beribadah, terutama di negara-negara dengan perbedaan musim yang ekstrem. Di belahan bumi utara, Ramadan akan semakin dekat dengan musim dingin, sementara di belahan bumi selatan akan semakin mendekati musim panas.

Momen Istimewa

Ramadan 1446 H menjadi momen yang istimewa karena jatuh pada 1 Maret dalam kalender Masehi, sesuatu yang jarang terjadi. Selain itu, kesepakatan NU dan Muhammadiyah dalam menetapkan awal Ramadan juga menjadi hal yang patut dicatat, karena mempermudah umat Islam dalam menjalankan ibadah secara seragam di Indonesia.

Dengan memahami fakta menarik ini, umat Islam dapat lebih mudah mempersiapkan diri dalam menyambut Ramadan, baik dari segi ibadah maupun kegiatan sosial yang dilakukan sepanjang bulan suci ini. Selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang menjalankan!

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

FM
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.