mengenal jenis rempah indonesia yang memiliki nama unik incaran bangsa eropa - News | Good News From Indonesia 2024

Mengenal Jenis Rempah Indonesia yang Punya Nama Unik, Incaran Bangsa Eropa!

Mengenal Jenis Rempah Indonesia yang Punya Nama Unik, Incaran Bangsa Eropa!
images info

Mengenal Jenis Rempah Indonesia yang Punya Nama Unik, Incaran Bangsa Eropa!


Berbicara soal rempah-rempah selalu identik dengan cita rasa unik dari masakan tradisional Indonesia. Rempah-rempah Indonesia juga memiliki sejarah panjang karena membawa bangsa Eropa ke negeri ini hingga menjajah bangsa Indonesia.

Rempah-rempah merupakan bagian tumbuhan yang memiliki banyak manfaat karena dapat menjadi bahan masakan dan menciptakan aroma khas pada makanan. Indonesia sendiri menjadi salah satu negara yang menghasilkan berbagai jenis rempah-rempah yang nilainya fantastis di dunia.

Dari kunyit hingga pala, rempah-rempah yang dikenal dan digunakan masyarakat Indonesia bahkan diperdagangkan dari zaman dahulu hingga saat ini. Rempah-rempah inilah yang menjadikan Indonesia jadi incaran para penjajah pada zaman sebelum merdeka.

baca juga

Agar lebih tahu lagi tentang rempah Indonesia, ulasan lengkapnya dapat Kawan GNFI baca melalui artikel ini. Dari jenis rempah yang memiliki nama unik hingga manfaatnya untuk kesehatan tubuh.

Jenis Rempah Indonesia yang Memiliki Nama Unik

Rempah-rempah di Indonesia begitu kaya, hal itulah yang membuat negara ini menjadi tujuan perdagangan dari negara-negara Arab, China, hingga Eropa. Jika mengulik sejarah, rempah-rempah menjadi barang yang diperdagangkan hingga membuka jalur perdagangan di bagian utara wilayah Indonesia.

Lebih dari itu, Indonesia memiliki banyak jenis rempah-rempah yang memiliki nama yang unik. Apa saja?

baca juga

Kayu secang

Kayu secang yang juga memiliki nama ilmiah Caesalpinia Sappan merupakan rempah yang berasal dari tanaman jenis polong-polongan dikenal juga dengan nama secang. Selain itu, Kayu secang juga biasa disebut dengan nama sepang, sema, atau sopang di beberapa orang.

Kayu secang tidak ada di semua wilayah Indonesia. Rempah ini lebih sering terdengar di wilayah Jawa bahkan menjadi bahan yang harus ada di berbagai resep minuman tradisional Jawa. Biasanya kayu secang dicampur di minuman wedang uwuh. Unik dan masih banyak yang belum kenal dengan rempah satu ini.

Andaliman

Andaliman salah satu rempah yang sering digunakan dalam masakan orang Batak. Rempah ini berbentuk bulat yang berkumpul dalam satu ranting dan berwarna hijau. Andaliman juga disebut sebagai lada batak, sering digunakan dalam masakan untuk memberikan rasa pedas pada makanan.

baca juga

Selain rasa pedas yang dimiliki andaliman, rempah ini juga memiliki rasa jeruk nipis dan sangat terkenal sebagai ciri khas rasa pada makanan orang Batak. Tanaman ini juga memiliki kepercayaan yang katanya tidak bisa tumbuh jika tidak berada di kawasan Danau Toba.

Andaliman tidak hanya menjadi bahan makanan. Namun, sering kali dijadikan obat tradisional terutama pada sakit gigi dan kondisi tertentu lainnya. Kandungan nutrisi yang terkandung di dalamnya sangatlah banyak, sehingga memiliki ragam manfaat untuk kesehatan tubuh.

Bunga lawang

Bunga lawang, rempah yang cita rasanya dapat ditemukan pada masakan Aceh, Minang, Jawa, dan Bali. Rempah ini memiliki nama ilmiah Illicium Verum yang meski namanya bunga, tetapi adalah buah dari sebuah tanaman.

Bentuk tanaman dari bunga lawang menyirip dan mampu tinggi hingga 8 meter. Tanaman ini memiliki rasa yang mirip dengan adas dan dikenal juga sebagai rempah yang mampu mengusir nyamuk.

Kemukus

Lada berekor atau kemukus salah satu jenis rempah yang satu keluarga dengan merica. Wilayah Jawa dan Sumatra yang menjadi lokasi suburnya kemukus punya ciri khas, yaitu bijinya memiliki tekstur keras dan warnanya putih. Rasanya pun kuat. Maka dari itu, sering menjadi bahan yang dicampur pada makanan untuk mengurangi aroma amis pada masakan.

Pulosari

Pulosari adalah rempah yang berbentuk batangan terkelupas karena berasal dari kulit batang yang tumbuh liar di hutan pegunungan. Rempah ini memiliki aroma yang mirip dengan kayu manis dan cengkeh. Biasanya digunakan untuk memberikan rasa pada masakan dan dipasangkan dengan adas. Pulosari biasanya ditemukan di masakan kari. Selain itu, rempah ini juga sering digunakan sebagai obat herbal.

Tai angin

Tai angin, kayu angin, atau akar angin, adalah rempah yang cukup dikenal oleh orang-orang Betawi karena menjadi campuran untuk sayur babanci, makanan khas Betawi.

Rasa dan aroma dari tai angin bisa dicium saat disangrai atau ditumbuk. Uniknya, rempah satu ini merupakan benalu dari spesies lumut, yang mana memiliki bentuk seperti benang yang kekuning-kuningan.

Tai angin bisa ditemukan pada pohon-pohon hutan yang berlumut dan tumbuh menggantung pada pohon tersebut.

Selain yang telah disebutkan di atas, Indonesia masih memiliki rempah lainnya yang bisa ditemukan pada bumbu dapur seperti kunyit, wijen, serai, dan masih banyak lainnya.

Masakan Tradisional yang Menggunakan Bahan Rempah

Cita rasa rempah Indonesia dapat ditemukan di beberapa masakan tradisional yang bahkan sudah mendunia. Masakan tersebut terdiri dari rendang, gudeg, gado-gado, mi Aceh, dan nasi Padang, dan masih banyak lainnya.

Manfaat Rempah Indonesia untuk Kesehatan

Kandungan setiap rempah indonesia menyimpan banyak manfaat bagi kesehatan sebagai obat herbal, seperti menurunkan kadar gula dalam tubuh, melawan peradangan, memelihara kesehatan jantung, mengatasi rasa mual, hingga meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

 

 

Sumber:

  • https://www.premiofoods.com/how-to-use-spices-while-cooking/
  • https://www.rri.co.id/kuliner/1097221/sejumlah-masakan-tradisional-indonesia-yang-mendunia
  • https://hellosehat.com/nutrisi/fakta-gizi/manfaat-rempah-rempah-untuk-kesehatan/#:~:text=Tidak%20hanya%20berguna%20untuk%20memperkaya,air%20rebusan%20atau%20suplemen%20herbal.
  • https://tanilink.com/bacaberita/257/rempah-unik-khas-indonesia-yang-jarang-diketahui-namanya/

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

SA
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.