pesona muna menilik keindahan budaya muna pada hut kabupaten muna ke 65 - News | Good News From Indonesia 2024

Pesona Muna, Menilik Keindahan Budaya Muna pada HUT Kabupaten Muna ke-65

Pesona Muna, Menilik Keindahan Budaya Muna pada HUT Kabupaten Muna ke-65
images info

Pesona Muna, Menilik Keindahan Budaya Muna pada HUT Kabupaten Muna ke-65


Muna (04/07/24) – Dalam rangka memperingati hari ulang tahun Kabupaten Muna yang ke-65, tim KKN-PPM UGM Muna Merona 2024 berkunjung ke Kantor Bupati Muna sebagai tamu undangan dalam acara tersebut. Tim KKN yang beranggotakan 28 mahasiswa UGM ini menghadiri acara tersebut dengan didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan mereka, Dr. Sri Rahayu Budiani, S.Si., M.Si.

Kehadiran tim KKN pada acara tersebut tidak hanya sebagai tamu undangan, tetapi juga sebagai bagian dari komitmen mereka untuk berkontribusi dalam kegiatan pengembangan daerah melalui berbagai program pengabdian masyarakat yang telah dirancang bersama.

Acara peringatan HUT Kabupaten Muna ini berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan yang menggambarkan kekayaan budaya dan potensi daerah Muna.

Upacara ini dipimpin oleh Plt. Bupati Muna Drs. H. Bachrun, M.Si. dan diisi dengan berbagai rangkaian acara, termasuk salah satunya adalah penampilan seni dan budaya lokal dari Kabupaten Muna.

Para pejabat di Kabupaten Muna turut menghadiri acara tersebut dengan mengenakan pakaian adat Muna. Pakaian adat Muna terdiri dari beberapa bagian dengan fungsinya masing-masing. Bhadu merupakan kain panjang yang dililitkan di tubuh dan digunakan baik oleh laki-laki maupun perempuan dengan hiasan motif kain tradisional.

baca juga

Bheta adalah pakaian bagian atas yang menyerupai blouse atau kemeja, dihias dengan bordir atau manik-manik untuk perempuan, memberikan kesan anggun dan formal. Kagogo atau selendang merupakan pakaian tambahan yang dikenakan oleh perempuan, baik di pinggang maupun bahu, berfungsi sebagai aksesori yang mempercantik dan memiliki nilai simbolis.

Pada pakaian laki-laki, sala adalah kain panjang dengan motif khas, dipadukan dengan bhadu untuk menambah kesan elegan. Sebagai pelengkap, songko atau kampurui adalah penutup kepala tradisional laki-laki yang berwarna mencolok, melambangkan status sosial serta identitas budaya Muna.

Para pejabat Kabupaten Muna menghadiri HUT Kabupaten Muna ke-65 menggunakan pakaian adat (Sumber: Dokumentasi Pribadi)
info gambar

Para pejabat Kabupaten Muna menghadiri HUT Kabupaten Muna ke-65 menggunakan pakaian adat (Sumber: Dokumentasi Pribadi)


Untuk memeriahkan acara tersebut, juga terdapat beberapa penampilan kesenian setelah seluruh rangkaian upacara selesai dilaksanakan. Salah satu kesenian yang menghibur hadirin dalam acara tersebut adalah kesenian Tari Linda.

Kata “Linda” berasal dari kata "melinda-linda" yang menggambarkan gerakan tubuh yang berirama dan dapat menyentuh hati, menciptakan nilai keindahan dan estetika. Terdapat dua versi terkait sumber inspirasi gerakan dalam tarian ini.

Ada yang mengatakan bahwa gerakan dalam tarian ini terinspirasi dari gerakan para bidadari yang menari, ada juga yang menyebutkan bahwa gerakan tarian ini terinspirasi dari gerakan burung-burung yang beterbangan di atas langit.

HUT Kabupaten Muna dimeriahkan dengan Tari Linda (Sumber: Dokumentasi Pribadi)
info gambar

HUT Kabupaten Muna dimeriahkan dengan Tari Linda (Sumber: Dokumentasi Pribadi)


Selain Tari Linda, juga terdapat atraksi Ewa Wuna. “Ewa” dalam bahasa Muna berarti “silat” dan “Wuna” yang merupakan nama suku di mana kesenian ini dilahirkan. Oleh karena itu, kesenian ini juga dapat disebut dengan Silat Muna.

baca juga

Keunikan dari kesenian silat ini terletak pada gerakannya yang menggabungkan antara gerakan seni dan bela diri. Para pemain akan saling menyerang satu sama lain dengan membawa senjata berupa lolabi, semacam keris tradisional dari Sulawesi Tenggara.

Atraksi Ewa Wuna turut menghibur hadirin di acara peringatan HUT Kabupaten Muna ke-65 (Sumber: Dokumentasi Pribadi)
info gambar

Atraksi Ewa Wuna turut menghibur hadirin di acara peringatan HUT Kabupaten Muna ke-65 (Sumber: Dokumentasi Pribadi)


Rangkaian pertunjukan dalam acara peringatan HUT Kabupaten Muna ke-65 ditutup dengan atraksi Kapogiraha Adhara. Kesenian yang sudah turun-temurun dilakukan oleh masyarakat daerah Muna ini merupakan atraksi yang mempertunjukkan pertarungan beberapa ekor kuda jantan dewasa. Atraksi dimulai dengan menampilkan kuda-kuda betina dan dipasangkan dengan kuda-kuda jantan.

Setelah itu, kuda-kuda jantan asing mulai dibawa masuk dan mereka akan berusaha untuk mendekatkan dirinya dengan kuda-kuda betina yang sudah ditampilkan. Akhirnya, persaingan antar kuda jantan pun dimulai untuk saling memperebutkan si betina.

Pertunjukan atraksi Kapogiraha Adhara memeriahkan suasana pada acara HUT Kabupaten Muna ke-65 (Sumber: Dokumentasi Pribadi)
info gambar

Pertunjukan atraksi Kapogiraha Adhara memeriahkan suasana pada acara HUT Kabupaten Muna ke-65 (Sumber: Dokumentasi Pribadi)


Esensi kehadiran tim KKN-PPM UGM Muna Merona 2024 dalam peringatan HUT Kabupaten Muna ke-65 tidak hanya menunjukkan komitmen mahasiswa terhadap program KKN, tetapi juga memperlihatkan penghargaan mereka terhadap kekayaan seni dan budaya Muna. Penampilan baju adat, Tari Linda, Atraksi Ewa Wuna, dan Atraksi Kapogiraha Adhara yang memukau menjadi highlight dalam acara tersebut dan memberikan hiburan yang luar biasa bagi para hadirin.

Melalui partisipasi ini, tim KKN tersebut turut serta dalam upaya pelestarian budaya lokal sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat setempat, menunjukkan sinergi yang harmonis antara dunia akademis dengan kekayaan budaya daerah.

baca juga

Referensi:

  • https://munakab.go.id/p/upacara-peringatan-hut-kabupaten-muna-ke-65-tahun-2024
  • https://sultra.tribunnews.com/2021/08/10/pakaian-adat-sulawesi-tenggara-khas-suku-tolaki-buton-muna-di-sultra?page=all
  • https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/ditwdb/tari-linda-sulawesi-tenggara/
  • https://jadesta.kemenparekraf.go.id/atraksi/ewa_wuna
  • https://makassar.tribunnews.com/2017/07/20/ewa-wuna-seni-bela-diri-khas-muna
  • https://regional.inews.id/berita/mengenal-tradisi-adu-kuda-di-muna-sultra-satu-satunya-di-indonesia

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

KU
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.