Universitas Gadjah Mada menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Sulzer Indonesia untuk membuka program magang kerja dan beasiswa bagi mahasiswa sehingga kolaborasi ini dapat memperkuat bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia.
Kemitraan ini menyediakan bantuan finansial lewat Beasiswa WISE (Women in Science and Engineering) untuk mahasiswa bidang sains dan teknik sehingga prodi teknik mesin mendapatkan prioritas utama dalam penyaluran dana tersebut.
"Kerja sama ini untuk mencari sumber daya manusia dengan keragaman karakter dan kompetensinya," ujar Direktur Utama PT Sulzer Indonesia, Joko Sutopo, yang menegaskan organisasi membutuhkan diversitas talenta baru dari berbagai kampus.
Pihak universitas menyambut baik program ini agar mahasiswa dapat memetakan kesesuaian studi dengan kebutuhan industri sehingga para dosen juga bisa mempelajari kasus riil di lapangan untuk dimasukkan ke dalam materi pengajaran.
PT Sulzer Indonesia memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk praktik kerja lapangan (PKL) sekaligus melibatkan dosen UGM sebagai pihak ketiga sehingga para pengajar dapat memberikan opini teknis netral untuk menyelesaikan masalah para klien perusahaan.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


