tekan risiko kecelakaan kai tutup 119 perlintasan sebidang prioritas - News | Good News From Indonesia 2026

Tekan Risiko Kecelakaan, KAI Tutup 119 Perlintasan Sebidang Prioritas

Tekan Risiko Kecelakaan, KAI Tutup 119 Perlintasan Sebidang Prioritas
images info

Dok. Shutterstock


PT Kereta Api Indonesia (Persero) berhasil menutup sebanyak 119 perlintasan sebidang prioritas di berbagai wilayah operasional hingga 4 Juni 2026. Capaian ini setara dengan 69 persen dari total target penanganan nasional tahun ini yang membidik penutupan 172 titik rawan demi menjamin keamanan perjalanan logistik dan penumpang.

Sterilisasi jalur rel ini dilakukan untuk menekan laju fatalitas kecelakaan di jalan raya yang melibatkan armada kereta. KAI menyebutkan adanya 119 insiden di titik perlintasan sepanjang Januari hingga awal Juni tahun ini, sehingga penataan ulang wilayah rawan terus dipacu lewat sinergi bersama pemerintah daerah serta kementerian terkait.

"Hingga 4 Juni 2026, KAI bersama berbagai pemangku kepentingan telah menutup 119 dari 172 perlintasan sebidang prioritas yang menjadi target penanganan nasional tahun ini," ujar Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, di Jakarta.

Evaluasi berkala di lapangan mencatat bahwa 52 persen dari total kecelakaan tersebut terjadi pada area perlintasan yang tidak dijaga atau tanpa dilengkapi palang pintu otomatis.

Kelalaian serta pelanggaran disiplin lalu lintas dari para pengguna kendaraan roda dua dan roda empat yang nekat menerobos pembatas dilaporkan menjadi pemicu dominan pada 87 persen kasus di lapangan.

Selain menutup jalur resmi yang dinilai membahayakan, manajemen perusahaan tengah memproses penanganan terhadap 490 titik perlintasan liar yang dibangun secara mandiri oleh warga lokal.

Program keselamatan jangka panjang juga diwujudkan melalui pemasangan ribuan spanduk peringatan, penguatan fasilitas visual di 1.148 lokasi aktif, hingga pelaksanaan ribuan agenda sosialisasi di lembaga pendidikan serta tempat ibadah terdekat.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.