Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir menantang atlet nasional meraih emas sebanyak mungkin pada ajang Asian Games 2026. Penegasan itu disampaikan saat pengukuhan kontingen di Wisma Serbaguna GBK, Jakarta, pada Rabu (09/09/2026). Langkah ini memastikan kesiapan mental para duta olahraga sebelum berlaga di Aichi-Nagoya, Jepang.
Target tersebut ditetapkan agar prestasi olahraga sejalan dengan posisi Indonesia di Asia Tenggara. Erick meminta atlet tidak cepat puas dan berani melampaui batas kemampuan awal. Kejuaraan ini menjadi fondasi penting bagi pembinaan berkelanjutan menuju Olimpiade 2028.
Ia menekankan pentingnya persiapan matang demi meraih hasil optimal di panggung internasional.
“Saya menantang semua yang hadir, termasuk diri saya. Bisa tidak kita mempersiapkan dengan baik Asian Games ini?” ujarnya.
Erick juga mendorong peningkatan target medali dari prediksi teknis tim pelatih. Hal ini krusial mengingat negara pesaing kian masif berinvestasi olahraga.
“Yang berpotensi perunggu, tantang diri Anda untuk dapat perak. Yang potensi perak, tantang diri Anda dapatkan emas,” tambahnya.
Terkait anggaran, Menpora menjamin transparansi melalui pengawasan administratif yang sangat ketat. Ia mengancam menyerahkan oknum penyalahguna dana langsung kepada pihak penegak hukum.
Sebanyak 432 atlet dari 35 cabang olahraga kini bersiap membela Merah Putih. Delegasi didampingi ratusan ofisial guna memastikan kondisi fisik dan mental tetap prima. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melepas rombongan secara resmi di Istana Negara.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


