Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan seluruh penumpang terdampak pembatalan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau akan memperoleh pengembalian dana tiket penuh sebesar seratus persen.
Penegasan ini disampaikan langsung dalam konferensi pers di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Senin (07/09/2026). Langkah darurat tersebut diambil secara cepat setelah sejumlah bandara terpaksa ditutup sementara sejak hari Minggu.
Penutupan fasilitas penerbangan tersebut mengakibatkan pembatalan jadwal terbang massal yang merugikan lebih dari 300 ribu pelanggan maskapai. Pemerintah pun segera menginstruksikan seluruh perusahaan penerbangan serta agen perjalanan daring agar mematuhi aturan pengembalian biaya tiket tersebut.
Dudy mengingatkan bahwa pengiriman dana membutuhkan waktu dan berjanji akan mengawasi ketat jalannya pengembalian hak konsumen tersebut.
"Ada 300 ribu sekian lebih yang terdampak. Proses refund biasanya memang ada yang tidak bisa selesai sekaligus dalam satu hari," ujarnya.
Ia juga meminta masyarakat bersabar karena adanya proses verifikasi administratif yang wajib dijalankan secara teliti. Ketentuan ketat ini sengaja diterapkan demi mencegah timbulnya kekeliruan pengiriman dana pengembalian.
"Rekening yang disampaikan juga harus sama dengan rekening yang namanya tercantum di boarding pass," tegas Dudy.
Kementerian Perhubungan akan terus mengawal komitmen pihak maskapai dalam memenuhi hak para pengguna jasa. Upaya penyelarasan kebijakan antara pihak pengelola dengan agen perjalanan terus diperkuat demi kenyamanan publik. Penumpang pun diminta tetap mengikuti alur prosedur resmi yang telah ditetapkan.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


