PT Pertamina Patra Niaga mendistribusikan campuran solar dan bahan bakar nabati berbasis sawit 50% atau B50 yang mulai berlaku efektif pada Rabu, 1 Juli.
Penyaluran bahan bakar ramah lingkungan tersebut akan dilakukan secara bertahap melalui produk Biosolar serta Dexlite di seluruh jaringan stasiun pengisian bahan bakar umum dan agen penyalur.
Langkah perluasan bauran energi ini dijalankan di bawah koordinasi bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Untuk tahap awal, volume dialokasikan sebesar 37,92 juta liter dan menargetkan kesiapan pasokan hingga 87,27 juta liter per hari guna memenuhi kebutuhan konsumen secara nasional melalui optimalisasi 126 unit terminal bahan bakar.
"PT PPN akan menyiapkan B50 sejumlah 87,27 juta liter per hari untuk disalurkan secara nasional," ujar Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun dalam keterangan resminya.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


