Kegagalan pada jalur prestasi (SPAN-PTKIN) bukan akhir segalanya bagi calon mahasiswa yang ingin berkuliah di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri.
Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru membuka pintu melalui jalur Ujian Masuk (UM-PTKIN) 2026 mulai 13 April hingga 30 Mei mendatang. Seleksi ini mengandalkan Sistem Seleksi Elektronik (SSE) sebagai instrumen utama penilaian kompetensi peserta.
Mekanisme pendaftaran dilakukan secara mandiri melalui portal resmi dengan syarat utama merupakan lulusan angkatan 2024, 2025, atau 2026.
Alumnus dua tahun terakhir wajib melampirkan ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL) yang sah, sementara lulusan tahun berjalan cukup menyertakan SKL, kartu siswa, atau dokumen kependudukan sebagai bukti kelulusan.
Setiap peserta memiliki kebebasan memilih hingga tiga program studi pada PTKIN pilihan serta menentukan lokasi ujian yang paling terjangkau secara geografis.
Lini masa pembayaran biaya pendaftaran dijadwalkan berakhir pada 30 Mei 2026 pukul 23.59 WIB melalui jaringan Bank Mandiri atau transfer antarbank.
Proses ini harus tuntas hingga tahap finalisasi data paling lambat 3 Juni 2026 agar kartu ujian dapat dicetak.
Pelaksanaan ujian SSE sendiri akan dilangsungkan secara maraton pada 8 hingga 14 Juni 2026, sebelum akhirnya hasil seleksi diumumkan secara nasional pada akhir Juni.
Seluruh data diri seperti NISN, alamat email, hingga nomor WhatsApp aktif menjadi variabel krusial yang harus divalidasi selama pengisian biodata online.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


