sampah jadi listrik proyek psel targetkan kontribusi 22 pengurangan limbah - News | Good News From Indonesia 2026

Sampah Jadi Listrik, Proyek PSEL Targetkan Kontribusi 22% Pengurangan Limbah

Sampah Jadi Listrik, Proyek PSEL Targetkan Kontribusi 22% Pengurangan Limbah
images info

Foto: Canva


Pemerintah Indonesia mengakselerasi pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai solusi mengatasi krisis sampah nasional.

Proyek ini ditargetkan mampu mengurangi timbulan sampah hingga 33.000 ton per hari atau setara 22,48 persen dari total sampah nasional pada 2029.

Kepala Kantor Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menyebutkan bahwa saat ini volume sampah di Indonesia telah mencapai 140.000 ton per hari.

Kapasitas TPA yang terbatas menjadikan penerapan teknologi termal seperti insinerasi sebagai langkah krusial untuk mereduksi sampah secara massal di wilayah perkotaan.

Pembangunan PSEL ini difokuskan pada kota-kota besar dengan timbulan sampah di atas 1.000 ton per hari guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Keberadaan fasilitas ini juga diproyeksikan menurunkan risiko kesehatan di sekitar area pembuangan akhir serta mendorong transisi ekonomi sirkular.

“PSEL ditargetkan mengurangi sampah sekitar 33.000 ton per hari. Program ini akan memperkuat peran daerah dalam pembangunan berkelanjutan dan rendah karbon,” ujar Muhammad Qodari, Rabu (22/4).

Dari sisi energi, setiap fasilitas dengan kapasitas olah 1.000 ton sampah per hari diperkirakan mampu menghasilkan listrik rata-rata sebesar 25 megawatt.

Pemerintah telah menetapkan 30 lokasi aglomerasi yang mencakup 61 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia untuk pengembangan PSEL. Tahap awal pembangunan akan ditandai dengan groundbreaking di lima wilayah utama yakni Bekasi, Yogyakarta, Bogor Raya, Denpasar, serta Bandung pada Juni 2026.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.