PSSI melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) resmi bergabung dalam kampanye global Red Card to Child Labour bersama International Labour Organization (ILO) Indonesia dan Timor Leste. Kampanye tersebut digelar saat laga Garuda Championship Series 2026 antara Indonesia melawan Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Aksi solidaritas ini menjadi bagian dari peringatan Hari Dunia Menentang Pekerja Anak yang diperingati setiap 12 Juni. Pesan edukasi ditampilkan di layar stadion, dilanjutkan pembacaan manifesto dan aksi maskot Timnas Indonesia, Shakti, yang membentangkan spanduk bertuliskan "Red Card to Child Labour".
Melalui langkah ini, PSSI resmi menjadi federasi sepak bola kelima di dunia yang terlibat dalam kampanye tersebut setelah FIFA, CAF, AFC, dan CFA.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa partisipasi ini merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap masa depan anak-anak.
“Keikutsertaan kami dalam kampanye Red Card to Child Labour merupakan bentuk komitmen nyata PSSI dalam mendukung percepatan penghapusan pekerja anak. Kami berharap gerakan dari lapangan hijau ini mampu memberikan kontribusi besar bagi masa depan anak-anak di Indonesia dan dunia,” kata Erick Thohir.
PSSI berharap sepak bola dapat menjadi sarana efektif untuk mengedukasi masyarakat sekaligus mendorong perlindungan hak-hak anak.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


