Kinerja subsektor peternakan di Indonesia menunjukkan tren penguatan sepanjang tahun 2025 dengan total produksi daging sapi dan kerbau mencapai 515.597 ton. Capaian ini menunjukkan fase pemulihan yang stabil setelah populasi sapi potong sempat anjlok drastis pada 2023.
Kenaikan produksi nasional ini ditopang oleh pertumbuhan populasi ternak yang mulai membaik sejak setahun terakhir sehingga kapasitas pemotongan dan penyediaan daging domestik kembali meningkat untuk memenuhi kebutuhan pasar.
Pulau Jawa tetap menjadi sentra utama industri daging nasional dengan kontribusi hampir 60 persen dari total produksi atau sekitar 304.231 ton. Dominasi ini sejalan dengan konsentrasi populasi sapi potong yang mencapai 5,60 juta ekor di wilayah tersebut.
Selain Jawa, wilayah Sumatera serta Bali dan Nusa Tenggara juga mencatat pertumbuhan produksi yang positif sehingga peran daerah-daerah ini sebagai lumbung ternak serta pemasok sapi siap potong ke kota-kota besar semakin krusial bagi stabilitas protein hewani.
roduksi daging sapi dan kerbau nasional pada 2025 mencapai 515.597 ton, naik dibandingkan 488.217 ton pada 2024. Kenaikan produksi tersebut terutama ditopang oleh wilayah Pulau Jawa yang tetap menjadi pusat utama.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


