Langkah penguatan ekonomi bilateral terus diupayakan melalui rencana perluasan cakupan perjanjian perdagangan antara Indonesia dan Pakistan. Dalam pertemuan tingkat tinggi baru-baru ini, disepakati dorongan untuk meningkatkan status kemitraan dari perjanjian perdagangan preferensial menjadi perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif atau CEPA.
Fokus utama dalam perluasan kerja sama ini mencakup beberapa sektor strategis, khususnya pada produksi minyak nabati (edible oil) serta penguatan rantai pasok pangan. Selain perdagangan barang, kemitraan masa depan ini akan diarahkan pada pengembangan investasi yang lebih inklusif untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.
"Peningkatan kerja sama dari IP-PTA menuju CEPA akan memberikan kepastian yang lebih besar bagi dunia usaha serta membuka peluang baru bagi peningkatan perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Pakistan. Kami melihat adanya potensi besar untuk memperluas kolaborasi ekonomi, tidak hanya dalam perdagangan, tetapi juga investasi dan penguatan rantai nilai yang mendukung ketahanan pangan jangka panjang," ujar Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti Widya Putri.
Dialog berkelanjutan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan kenegaraan sebelumnya untuk memastikan kesepakatan ekonomi memberikan dampak nyata. Kedua negara sepakat untuk mempererat hubungan melalui kerja sama konkret di bidang pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


