Pemerintah Kota Serang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan merancang draf kurikulum muatan lokal baru bertemakan sejarah daerah.
Targetnya, pemberlakuan sistem pembelajaran budaya ini berjalan merata pada tingkat SD dan SMP mulai tahun ajaran 2027.
Kepala Dindikbud Kota Serang Ahmad Nuri menjelaskan penyusunan rencana studi tersebut masuk ke dalam agenda perumusan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah.
Siswa sekolah nantinya mempelajari biografi para tokoh pejuang wilayah, pengenalan situs cagar budaya, serta nilai tradisi lokal Banten.
Materi ajar turut menyertakan kisah perjuangan heroik Sultan Maulana Hasanuddin beserta Pangeran Aryadillah guna menumbuhkan kesadaran asal-usul sejarah generasi muda.
Dindikbud mencatat data inventarisasi sementara menunjukkan keberadaan sekitar 3.000 Objek Diduga Cagar Budaya yang tersebar pada wilayah administratif Banten.
Pihak sekolah juga bisa mengombinasikan penyampaian materi kelas dengan aransemen ulang lagu bertema pendidikan daerah sebagai media penguatan karakter murid.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


