Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta mulai berangsur pulih pada Selasa (13/1) setelah sempat terhambat cuaca buruk.
Sebelumnya, kondisi atmosfer yang tidak stabil di wilayah Jabodetabek mengakibatkan penundaan pada 109 jadwal keberangkatan serta pengalihan sejumlah pendaratan. Jarak pandang yang sempat berada di bawah batas minimum kini telah membaik sehingga operasional pesawat dapat berjalan kembali sesuai jadwal.
Pihak pengelola memastikan seluruh fasilitas sisi udara, termasuk landasan pacu dan apron, berfungsi optimal tanpa kendala teknis. Meskipun operasional sudah lancar, prosedur manajemen penundaan tetap disiagakan guna mengantisipasi potensi hujan tinggi yang diprediksi masih akan terjadi sepanjang pekan.
“Sampai dengan saat ini, alhamdulillah operasi penerbangan berjalan normal dan lancar,” ujar Assistant Deputy Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta Yudis Tiawan.
Hambatan utama saat ini beralih pada aksesibilitas darat menuju kawasan bandara akibat genangan air di sejumlah titik jalan tol. Banjir setinggi 15 cm terpantau di sekitar Gerbang Tol Cengkareng dan Rawa Bokor sehingga menyebabkan kepadatan arus lalu lintas. Petugas kepolisian terus melakukan pengaturan di lokasi terdampak untuk membantu mobilitas calon penumpang yang menuju bandara melalui jalur alternatif maupun jalan tol.
Upaya normalisasi terus dilakukan seiring dengan pemantauan intensif terhadap bentangan cuaca di sekitar landasan. Penumpang diimbau untuk berangkat lebih awal guna menghindari keterlambatan akibat hambatan akses darat yang masih tergenang
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


