PT Jakarta Propertindo (Perseroda) menargetkan pengoperasian komersial proyek moda transportasi massal LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai dapat terlaksana pada Agustus mendatang.
Penyediaan jalur baru sepanjang 6,4 kilometer ini dibangun untuk memperluas jangkauan jaringan rel terpadu yang sebelumnya sudah melayani lintas Pegangsaan Dua–Velodrome.
Proses pengerjaan infrastruktur sipil di lapangan saat ini sudah memasuki tahapan akhir pencocokan subsistem perkeretaapian sebelum dinyatakan laik fungsi.
Kehadiran rute perpanjangan ini diproyeksikan mampu mendongkrak volume penumpang harian karena mempermudah akses mobilitas warga menuju pusat kota.
Guna meminimalkan dampak kemacetan arus kendaraan di siang hari, aktivitas konstruksi berat di koridor jalan protokol dioptimalkan pada waktu malam.
Penyelarasan fasilitas penunjang terus digenjot agar transisi pergerakan penumpang di titik transit utama dapat berjalan dengan lancar.
Lima stasiun baru yang siap dioperasikan di sepanjang jalur ini meliputi Stasiun Rawamangun, Pramuka BPKP, Pasar Pramuka, Matraman, serta Stasiun Manggarai.
Kawasan ujung di Manggarai dikondisikan sebagai simpul integrasi antarmoda berskala besar yang terhubung langsung dengan jaringan KRL Commuter Line Jabodetabek serta bus Transjakarta.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


