Nilai kapitalisasi pasar modal Indonesia menunjukkan tren positif dengan mencatatkan angka Rp 16.512 triliun pada penutupan pekan ini.
Capaian tersebut tumbuh sebesar 1,29 persen dibandingkan posisi pekan sebelumnya yang berada di angka Rp 16.301 triliun. Peningkatan valuasi pasar ini didorong oleh mayoritas performa saham yang bergerak di zona hijau selama periode perdagangan 12 hingga 15 Januari 2026.
Pergerakan nilai pasar ini juga diiringi dengan melonjaknya rata-rata nilai transaksi harian bursa yang mencapai Rp 32,68 triliun, atau naik 3,87 persen. Momentum penguatan bursa bahkan membawa IHSG mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all time high) pada level 9.075,406 sebelum akhirnya ditutup pada level 8.660,49 di akhir pekan. Kondisi ini menggambarkan adanya optimisme investor terhadap aset-aset berisiko di pasar domestik meskipun volume transaksi harian mengalami sedikit penurunan.
"Kapitalisasi pasar di bursa efek tercatat sebesar Rp 16.512 triliun, atau naik 1,29 persen dibandingkan penutupan pekan lalu senilai Rp 16.301 triliun. Penguatan rata-rata nilai transaksi harian bursa menjadi Rp 32,68 triliun, naik 3,87 persen dibandingkan rata-rata transaksi pekan lalu sebesar Rp 31,46 triliun," tulis PT Bursa Efek Indonesia dalam keterangan resminya.
Sepanjang pekan ini, investor asing terpantau melakukan aksi beli bersih dengan nilai Rp 947,45 miliar. Meski secara akumulatif sejak awal tahun 2026 posisi asing masih mencatatkan jual bersih sebesar Rp 7,30 triliun, tren penguatan kapitalisasi pasar dalam sepekan terakhir memberikan sinyal pemulihan pada harga saham-saham berkapitalisasi besar.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


