Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru selaku pemilik aset resmi menjalin kemitraan strategis dengan CV Sinergi Permata Semesta untuk mengoperasikan objek wisata Jembatan Kaca Bromo.
Langkah pemanfaatan sarana pelancongan massal ini ditargetkan mulai berjalan secara fungsional guna menyambut lonjakan pengunjung pada musim libur sekolah akhir Juni tahun ini.
Kepastian operasional ini diperoleh pasca-penandatanganan berkas kesepakatan sewa aset jangka menengah antara Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru selaku pemilik lahan serta pihak swasta selaku pengelola kawasan.
Langkah pemanfaatan ruang publik ini ditujukan untuk memaksimalkan fungsi sarana pendukung pariwisata guna meningkatkan kualitas pelayanan bagi para pelancong. Kontrak pengelolaan disepakati berjalan selama lima tahun ke depan dengan ruang lingkup pemanfaatan mencakup area tanah kosong seluas 2.429 meter persegi, fasilitas antar-jemput pengunjung, serta konstruksi jalan setapak khusus.
"Seluruh aset yang disewakan akan dimanfaatkan untuk aktivitas wisata alam sebagai komitmen Balai Besar TNBTS dalam meningkatkan layanan kepada pengunjung,” ujar Kepala BB TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, di Probolinggo.
Selain berfokus pada pemenuhan aspek perlindungan pengunjung, skema kemitraan ini dirancang untuk menyokong program pemberdayaan ekonomi bagi kelompok pelaku usaha mikro serta penyerapan tenaga kerja lokal.
Kebijakan pariwisata terpadu ini diharapkan mampu memberikan dampak pengganda bagi pendapatan daerah sekitar tanpa mencederai prinsip kelestarian ekosistem lingkungan.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


