Institut Teknologi Bandung memperbarui nota kesepahaman kerja sama akademik dan riset energi bersama China University of Petroleum Beijing.
Rektor ITB Tatacipta Dirgantara menandatangani kesepakatan tersebut bersama Chancellor CUPB Wang Tongqi di Kampus ITB Bandung.
Kedua perguruan tinggi berkolaborasi pada pengembangan teknologi transisi energi seperti penyimpanan hidrogen serta pemanfaatan kecerdasan buatan bidang teknik perminyakan.
Kemitraan ini mencakup program pertukaran mahasiswa program sarjana dan pascasarjana pertukaran tenaga pengajar serta riset bersama.
ITB memperluas jaringan akademik internasional dengan beberapa kampus Tiongkok untuk memperkuat penguasaan teknologi sektor energi berkelanjutan.
"Kini saatnya kita memperluas ruang lingkup kolaborasi agar dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi kedua universitas" ujar Tatacipta Dirgantara.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


