Tim mixed martial arts (MMA) amatir Indonesia menorehkan prestasi membanggakan dengan membawa pulang 15 medali dari ajang GAMMA Asian Championships 2026 yang berlangsung di Putrajaya, Malaysia, pada 29 Juli hingga 2 Agustus. Hasil tersebut mengantarkan Indonesia menempati peringkat keempat dalam klasemen akhir kejuaraan.
Dari total raihan medali, Indonesia mengoleksi lima medali emas, lima medali perak, dan lima medali perunggu yang diraih atlet-atlet dari kategori junior, U21, dan senior.
Ketua Umum Persatuan Tarung Campuran Indonesia (PB PERTACAMI) Tommy Paulus Hermawan mengatakan pencapaian tersebut tidak hanya mencerminkan jumlah medali, tetapi juga menunjukkan peningkatan kualitas para atlet Indonesia saat menghadapi pesaing terbaik di Asia.
"Lebih dari sekadar jumlah medali, kami melihat keberanian, disiplin, dan daya saing yang kuat dari para atlet ketika menghadapi lawan-lawan terbaik dari berbagai negara," ujar Tommy dalam keterangan tertulis, Selasa (4/8).
Lima medali emas Indonesia dipersembahkan oleh Dominic Gabriel Vincentio, Mutiara Pricilia Rori, Delvi Nurfadillah, Yusni Nurhayati Hutasoit, dan Jon Setiawan. Sementara lima medali perak diraih Lukas Oliver Lubis Sedlak, Bumi Magani Abraar Himara, Rangga Dika Mahendra, Novia Pesik, serta Maydelse Sitepu.
Adapun lima medali perunggu disumbangkan oleh Manayra Maritza Hersianti Siagian, Vannezcia Steven Cuthberth, Yosua Pratama Purba, Panca Julian Saputra, dan Dwi Ani Retno Wulan.
Pada kategori junior, Indonesia meraih satu emas, dua perak, dan satu perunggu. Sementara pada kategori U21 dan senior, kontingen Merah Putih mengamankan empat emas, tiga perak, dan empat perunggu. Hasil ini menjadi modal penting bagi PB PERTACAMI dalam mempersiapkan atlet menuju Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


