Warga Sumatera Selatan masih harus menghadapi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sementara hujan diharapkan segera turun untuk membantu mengatasi kondisi tersebut. BNPB terus melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) dengan memanfaatkan potensi pertumbuhan awan hujan.
Dalam dua hari, 9β10 Oktober 2026, BNPB melaksanakan tiga sorti penerbangan dengan total 3.000 kilogram bahan semai. Penyemaian dilakukan di sejumlah wilayah, meliputi Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Komering Ilir, dan Ogan Komering Ulu.
Upaya ini dilakukan di tengah prediksi cuaca yang belum memberikan kepastian hujan dalam waktu dekat. Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, saat menerima kunjungan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Dudung Abdurachman di Graha BNPB, Jakarta, pada 6 Oktober, menyampaikan perkiraan BMKG mengenai awal musim hujan.
βSelama sebulan ke depan, BNPB beserta seluruh jajaran terkait akan terus bekerja keras melakukan dkungan pemadaman termasuk Operasi Modifikasi Cuaca,β ujar Suharyanto.
Menurut prediksi BMKG yang disampaikan Suharyanto, hujan diperkirakan mulai turun paling cepat pada minggu ketiga Oktober dan paling lambat pada minggu ketiga November.
OMC dari Bandara Depati Amir, Pangkal Pinang, dijadwalkan berlangsung hingga 13 Oktober 2026. BNPB berharap hujan dapat membantu menekan dampak karhutla di Sumatera Selatan.


