FIFA ASEAN Cup 2026 ternyata tidak hanya diproyeksikan sebagai turnamen sekali jalan. Sekretaris Jenderal FIFA Mattias Grafstrom membuka peluang kompetisi regional tersebut kembali digelar pada masa mendatang.
Hal itu disampaikan Grafstrom seusai menyaksikan pertandingan pembukaan FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia dan Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (25/9/2026) malam WIB.
Grafstrom menjelaskan bahwa FIFA ASEAN Cup memiliki karakter berbeda dibandingkan turnamen regional biasa. Salah satu keistimewaannya adalah turnamen ini berlangsung dalam jendela internasional dengan format empat pertandingan.
βSaya pikir menghadirkan turnamen regional ini dengan dukungan FIFA tentu akan menjadi sesuatu yang sangat istimewa,β ungkap Grafstrom.
βIni pertama kalinya kami memiliki jendela internasional yang lebih lama dengan empat pertandingan.β
βHal ini juga memberikan kesempatan untuk menciptakan rivalitas lokal serta menghadirkan para pemain terbaik dari semua klub di seluruh dunia karena turnamen ini berlangsung selama jendela internasional.β
Format tersebut membuat negara-negara peserta memiliki peluang lebih besar untuk memanggil pemain terbaik yang berkarier di luar negeri.
Namun, pertanyaan besar kemudian muncul: apakah FIFA ASEAN Cup akan menjadi turnamen tahunan, dua tahunan, atau empat tahunan?
Grafstrom memberikan sinyal bahwa FIFA saat ini mempertimbangkan kemungkinan turnamen tersebut kembali digelar dalam siklus empat tahun.
βBaik, ini adalah pertama kalinya kami menyelenggarakannya dan saya pikir mari kita fokus terlebih dahulu pada turnamen ini,β jelas Grafstrom.
βNamun, saya berharap turnamen ini akan meraih kesuksesan besar. Kami sedang mempertimbangkan kemungkinan edisi berikutnya digelar dalam waktu empat tahun,β tuturnya.
Meski begitu, keputusan mengenai jadwal edisi berikutnya belum final. FIFA masih harus melakukan pembahasan bersama konfederasi dan asosiasi anggota untuk menyesuaikan kalender pertandingan internasional.
βTetapi, tentu saja ini merupakan kerja sama antara kami, asosiasi anggota, AFC, dan FIFA untuk melihat kalender yang paling tepat.β
βNamun pertama-tama, kami ingin memastikan bahwa edisi ini meraih kesuksesan besar,β pungkasnya.
Dengan demikian, masa depan FIFA ASEAN Cup masih terbuka. Jika edisi perdana 2026 berjalan sukses, turnamen regional ini berpeluang kembali hadir dalam kalender sepak bola internasional pada siklus berikutnya.


