Kementerian Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Rusia membuka peluang kuliah gratis secara luas bagi warga negara asing sehingga mahasiswa asal Indonesia bisa memanfaatkan skema pembiayaan ini untuk memulai perkuliahan pada Juni 2026.
Para pelamar yang berminat dapat mengirimkan berkas kelengkapan secara digital melalui platform terintegrasi Ru.ID sehingga proses administrasi juga bisa dilayani langsung oleh kepanitiaan universitas tujuan.
"Rusia menawarkan peluang yang luas bagi warga negara asing untuk memperoleh pendidikan berkualitas tinggi secara gratis," ujar Wakil Menteri Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Rusia, Andrey Omelchuk.
Selain itu, program ini mencakup pembebasan biaya kuliah dan asuransi kesehatan bagi pemenang olimpiade internasional.
Alokasi pendanaan negara tahun ini resmi ditingkatkan menjadi 300 kursi dari kuota periode sebelumnya yang hanya menyediakan 250 kursi sehingga jatah tersebut kini dibagi untuk 200 program sarjana, 80 magister, dan 20 doktoral.
Pihak otoritas memastikan lulusan perguruan tinggi Rusia memiliki kesempatan berkarir di lebih dari 180 negara sehingga ijazah yang diterbitkan dapat diakui secara resmi di Indonesia tanpa harus melalui verifikasi tambahan yang rumit.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


