Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali resmi mengoperasikan Jembatan Penghubung Transfer Terminal Internasional-Domestik mulai Senin (17/08/2026). Fasilitas baru di bandara pintu gerbang udara Pulau Dewata ini dihadirkan bertepatan dengan momentum peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Pengoperasian jembatan ini bertujuan mempermudah dan mempercepat proses perpindahan penumpang antar-terminal.
Sebanyak 16 penumpang dari penerbangan rute Sydney menuju Bali resmi menjadi pengguna pertama fasilitas jembatan transfer tersebut pada Senin sore. Mereka menikmati kemudahan berpindah dari terminal kedatangan internasional menuju terminal keberangkatan domestik dengan cepat. Setelah itu, para penumpang melanjutkan perjalanan menggunakan penerbangan lanjutan ke beberapa kota tujuan domestik.
Pimpinan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Nugroho Jati menyambut baik pengoperasian jembatan penghubung tersebut. “Dalam momentum peringatan hari kemerdekaan, dengan bangga kami mempersembahkan fasilitas terbaru di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali,” ujar Nugroho.
“Tentunya hal ini merupakan inovasi yang cukup revolusioner, yang prinsipnya akan semakin menghadirkan seamless journey bagi penumpang transfer.” tambahnya.
Fasilitas baru ini memangkas durasi proses transfer penumpang menjadi 15 menit dan penanganan bagasi menjadi 45 menit. Penumpang yang telah memegang tiket lanjutan tidak perlu lagi keluar dari gedung kedatangan untuk berpindah terminal.
Jembatan penghubung ini dilengkapi konter keimigrasian, bea cukai, karantina, serta pintu pemeriksaan keamanan guna menjamin keselamatan. Fasilitas eskalator dan lift juga terpasang untuk membantu penumpang yang membutuhkan kursi roda atau bantuan khusus.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


