80 persen kecelakaan kereta terjadi di perlintasan sebidang tak terjaga kai ingatkan pesan penting ini - News | Good News From Indonesia 2026

80 Persen Kecelakaan Kereta Terjadi di Perlintasan Sebidang Tak Terjaga, KAI Ingatkan Pesan Penting Ini

80 Persen Kecelakaan Kereta Terjadi di Perlintasan Sebidang Tak Terjaga, KAI Ingatkan Pesan Penting Ini
images info

Kereta api/KAI


KAI mencatat saat ini terdapat 3.674 perlintasan sebidang di Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.810 titik menjadi fokus peningkatan keselamatan secara bertahap.

Sebanyak 172 perlintasan diarahkan untuk penataan dan penutupan karena kondisi jalan terbatas, sementara 1.638 perlintasan lainnya diprioritaskan untuk peningkatan fasilitas keselamatan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan ada beberapa detik yang sering terasa singkat di jalan, tetapi memiliki arti besar bagi keselamatan banyak orang. Salah satunya saat melintas di perlintasan sebidang.

“Berhenti sejenak, tengok kanan dan kiri, memastikan jalur aman, lalu melanjutkan perjalanan setelah kereta api melintas menjadi kebiasaan sederhana yang membantu menjaga keselamatan bersama,” jelasnya.

Data KAI menunjukkan sekitar 80 persen kejadian di perlintasan terjadi pada titik yang tidak terjaga. Dalam periode 2023 hingga 2026, tercatat 948 korban dalam berbagai kejadian di perlintasan sebidang. Faktor terbesar dipicu perilaku menerobos, tidak berhenti, maupun kurang memperhatikan kondisi sekitar sebelum melintas.

Menurut Anne, beberapa detik untuk berhenti sebelum melintas sering kali menjadi keputusan penting yang membantu melindungi keselamatan pengguna jalan maupun perjalanan kereta api yang sedang membawa ratusan bahkan ribuan pelanggan.

“Kereta api berjalan di jalurnya dan memerlukan ruang aman dalam setiap perjalanan. Karena itu, pengguna jalan perlu berhenti terlebih dahulu, tengok kanan kiri, lalu memastikan kondisi benar-benar aman sebelum melintas,” jelas Anne.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.