Presiden Prabowo Subianto menargetkan sebanyak 288 ribu sekolah yang tersebar di berbagai wilayah dapat selesai direnovasi secara menyeluruh pada tahun 2028.
Rencana disampaikan oleh Kepala Negara saat meninjau langsung fasilitas di SMA Negeri 1 Cilacap, Jawa Tengah. Pada tahun 2025 lalu, pemerintah telah berhasil memperbaiki 17 ribu sekolah, dan untuk tahun ini target penyelesaian ditingkatkan menjadi 70 ribu sekolah.
Untuk sisa pengerjaan yang ada, pemerintah mematok target pengerjaan lebih dari 100 ribu sekolah pada tahun 2027 dan dilanjutkan pada tahun 2028. Dengan skema percepatan ini, seluruh bangunan sekolah di Indonesia diharapkan sudah dalam kondisi layak pakai pada akhir masa program.
“Tahun depan target saya kalau bisa lebih dari 100 ribu sekolah. Jika target di 2027 dan 2028 berjalan lancar, semua sekolah Indonesia sudah diperbaiki,” ujar Presiden Prabowo, Rabu (29/4).
Selain melakukan pemulihan fisik bangunan, pemerintah berkomitmen meningkatkan kualitas penunjang pembelajaran di dalam kelas. Salah satu program unggulan yang diusung adalah memastikan seluruh ruang kelas di Indonesia dilengkapi dengan fasilitas layar digital (smart class board).
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


