Aktivitas pelanggan di kawasan Stasiun Karet dan Stasiun Sudirman Baru mencapai jutaan perjalanan sepanjang Januari hingga Agustus 2026. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat total 6.702.680 aktivitas pelanggan di kedua stasiun tersebut.
Rinciannya, Stasiun Karet melayani 4.909.334 aktivitas pelanggan, sedangkan Stasiun Sudirman Baru mencatat 1.793.346 aktivitas.
Tingginya aktivitas tersebut mendorong KAI melakukan penataan akses dan fasilitas untuk membuat pergerakan pelanggan lebih nyaman dan tertata.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan pengembangan Stasiun Karet merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas fasilitas sekaligus memperkuat konektivitas transportasi rel perkotaan.
“Stasiun Karet tetap memiliki peran sebagai pintu akses pelanggan. Melalui pengembangan fasilitas ini, KAI menata akses dan area pendukung agar pelanggan dapat melakukan perjalanan dengan lebih nyaman, aman, dan tertata yang terpusat di Stasiun Sudirman Baru,” ujar Anne.
Penataan mencakup lanskap stasiun, area drop off kendaraan lanjutan, termasuk ojek online, serta koridor pejalan kaki. KAI juga menyiapkan eskalator, kanopi selasar, dan fasilitas penghubung menuju Stasiun Sudirman Baru.
Pengembangan ini diharapkan dapat mendukung kelancaran mobilitas sekaligus mengurangi kepadatan aktivitas di sekitar Stasiun Karet.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


