Bicara soal event balapan yang ada di Indonesia, helatan Moto GP Mandalika mungkin jadi rujukan utama yang terlintas di pikiran masyarakat. Namun tahukah Kawan, beberapa dekade silam juga ada helatan balapan berskala internasional yang juga digelar di Indonesia, khususnya Jakarta.
Pada 1971 silam, ada sebuah helatan berskala internasional yang digelar di Sirkuit Jaya Ancol, Jakarta. Helatan tersebut bertajuk Grand Prix d'Indonesie XI.
Balapan ini diikuti oleh beberapa pembalap papan atas Indonesia pada waktu itu. Tidak hanya itu, beberapa pembalap dari beberapa negara lainnya juga ikut ambil bagian untuk adu kecepatan di sirkuit yang baru saja dibangun pada waktu itu.
Bagaimana momen saat helatan Grand Prix d'Indonesie XI yang digelar di Ancol, Jakarta pada 1971 silam? Simak ulasannya dalam artikel berikut ini.
Grand Prix d'Indonesie XI pada 1971
Dinukil GNFI dari artikel "Pembalap Selandia Baru Radjai GP Indonesia" yang terbit di surat kabar Indonesia Raya edisi 11 Oktober 1971, Grand Prix d'Indonesie XI menjadi salah satu helatan berskala internasional yang pernah terselenggara di Indonesia pada 1971 silam. Balapan ini digelar di Sirkuit Jaya Ancol pada 9-10 Oktober 1971.
Perlombaan ini juga menjadi salah satu helatan besar yang terselenggara di sirkuit legendaris tersebut pada waktu itu. Sebab helatan balapan berskala internasional ini digelar di tahun-tahun awal setelah peresmian Sirkuit Jaya Ancol.
Sirkuit ini sendiri secara resmi dibuka pada 1969 silam. Sirkuit yang memiliki desain mirip seperti kuda lumping tersebut beroperasi hingga 1992 lalu.
Pertandingkan Beberapa Nomor Berbeda
Pada helatan Grand Prix d'Indonesie Xi, terdapat beberapa nomor pertandingan yang dilombakan. Tidak hanya balapan motor saja, helatan ini juga menyelenggarakan balapan mobil jenis formula dalam rangkaian yang sama.
Beberapa pembalap internasional pun juga ikut serta dalam helatan tersebut. Selain Indonesia, beberapa pembalap yang ikut dalam helatan Grand Prix d'Indonesie XI berasal dari Singapura, Selandia Baru, Hongkong, Macau, dan lainnya.
Di balap sepeda, salah satu nomor yang banyak menarik perhatian penonton adalah Kelas Free for All. Beberapa pembalap kawakan saling adu kecepatan dalam kelas bergengsi tersebut.
Pembalap asal Selandia Baru, Dale Wyllie berhasil keluar sebagai pemenang pada nomor Free for All Grand Prix d'Indonesia XI. Tidak mudah tentunya bagi para pembalap untuk bisa bersaing hingga menjadi juara dalam helatan ini.
Beberapa tikungan Sirkuit Jaya Ancol yang dianggap menyulitkan banyak membuat para pembalap terjatuh. Tidak hanya itu, permasalahan mesin juga membuat beberapa pembalap mesti mengakhiri balapan lebih awal dari yang lainnya.
Berbeda dengan balapan motor, balap mobil jenis formula ternyata tidak terlalu menarik perhatian para penonton. Wajar saja, sebab mobil yang ikut serta tidak melaju dalam kecepatan terbaiknya.
Balapan yang hanya diikuti oleh lima hingga enam mobil saja membuat jarak di antara mereka saling berjauhan di dalam sirkuit. Hal ini membuat duel dan kejar-kejaran dalam jarak dekat jarang terlihat pada balapan mobil tersebut.
Hal ini pula yang membuat momen menegangkan pada balapan mobil tidak sebanyak yang bisa disaksikan oleh para penonton di balapan motor.
Hibur Pecinta Balapan di Ibu Kota
Walau digelar saat siang hari dan di bawah terik matahari, helatan Grand Prix d'Indonesie XI pada 1971 tetap berhasil menghibur para pecinta dunia balap yang ada di Jakarta waktu itu. Terbukti dalam dua hari rangkaian Grand Prix d'Indonesia XI, animo penonton yang hadir untuk menyaksikan balapan tersebut tetap terjaga untuk hadir langsung di Sirkuit Jaya Ancol waktu itu.


