Pasbana - Di tanah Minangkabau, makanan bukan sekadar pengisi perut. Ia adalah cerita, penanda musim, bahkan perekat hubungan sosial. Salah satu kuliner tradisional yang perlahan jarang disebut tetapi tetap hidup dalam ingatan kolektif masyarakat adalah Sanok.
Bagi sebagian orang Minang, kata sanok langsung memantik kenangan masa kecil: sore hari di dapur rumah gadang, aroma santan mendidih bercampur daun pandan, dan rasa manis yang sederhana namun menenangkan.


