Aplikasi dilakukan dengan dosis 30 ml per tangki 20 liter air, dengan memperhatikan kondisi tanaman dan keberadaan hama di lapangan. LW-Thiamethrin 106/141SC mengandung dua bahan aktif, yaitu Lambda-sihalotrin 106 g/L dan Tiametoksam 141 g/L.
Salah satu sasaran pengendalian pada pertanaman padi adalah walang sangit (Leptocorisa spp.) dan ulat grayak, yang dapat menyebabkan kerusakan pada tanaman apabila populasinya tinggi. Walang sangit terutama menjadi perhatian pada fase generatif karena dapat menyerang bulir padi, sedangkan ulat grayak menyerang bagian tanaman dan dapat menyebabkan kerusakan pada daun.
Menurut Nurul selaku petani, aplikasi LW-Thiamethrin 106/141SC menjadi salah satu langkah dalam menjaga tanaman padi tetap sehat dan terlindungi dari serangan hama. Penggunaan insektisida dilakukan dengan memperhatikan kondisi tanaman dan tingkat serangan hama di lapangan.
Baca Selengkapnya

