Foto: Kemendikdasmen
BERITA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyampaikan dukacita mendalam atas bencana gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT). Bencana ini berdampak sangat besar bagi masyarakat, khususnya warga sekolah. Menyikapi situasi ini, Kemendikdasmen terus memastikan pemenuhan hak belajar murid tetap terlayani sesuai kondisi di lapangan.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa keberlangsungan pembelajaran di daerah terdampak harus disesuaikan dengan kondisi yang dihadapi satuan pendidikan.
“Prioritas dan komitmen Kemendikdasmen adalah keselamatan guru dan murid di wilayah bencana. Karena itu, pembelajaran yang dilakukan juga mempertimbangkan keselamatan guru dan murid. Salah satunya menggunakan sistem pembelajaran darurat dengan kurikulum darurat,” ujar Mendikdasmen di Jakarta, Rabu (19/8).
Mendikdasmen menjelaskan bahwa bantuan dukungan untuk proses pembelajaran telah dikirim ke sejumlah wilayah terdampak. Tim Kemendikdasmen yang telah tiba di Labuan Bajo membawa bantuan berupa 2.000 paket bingkisan anak, 800 school kit, dan 70 family kit untuk mendukung pembelajaran di masa darurat.
Baca Selengkapnya

