Pasbana - Di sudut-sudut pasar tradisional, di tepi pantai, hingga di halaman sekolah dasar di Sumatera Barat, ada satu bunyi yang akrab di telinga banyak orang: krek!—suara kerupuk yang diremukkan sebelum disiram kuah gurih. Itulah karupuak kuah, jajanan sederhana yang menyimpan kenangan kolektif lintas generasi masyarakat Minangkabau.
Karupuak kuah—atau yang juga dikenal sebagai karupuak lasa, karupuak siram, karupuak sate, hingga karupuak mie—bukan sekadar camilan.
Baca Selengkapnya

