Pasbana - Di banyak penghujung hidup, penyesalan manusia nyaris selalu terdengar serupa. Bukan tentang kurangnya harta, melainkan tentang hal-hal yang tak sempat dilakukan. Waktu bersama keluarga yang terlewat. Tubuh yang terlalu lelah untuk menikmati hidup. Dan kesempatan belajar yang tak pernah diambil.
Penelitian yang dilakukan perawat paliatif asal Australia, Bronnie Ware, dalam bukunya The Top Five Regrets of the Dying mencatat hal yang sama. Penyesalan terbesar manusia bukan karena hidup kekurangan, melainkan karena terlalu sibuk mengejar “lebih”—lebih banyak uang, lebih banyak pengakuan—hingga lupa memperhatikan apa yang justru kurang.
Dalam hidup, manusia sejatinya hanya mengelola tiga aset utama: waktu, uang, dan pengetahuan. Ketiganya saling bertukar nilai, saling mengisi, dan saling menentukan kualitas hidup.


