JAKARTA | SAGOE TV – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah telah mendapatkan investor untuk pembangunan fasilitas penyimpanan minyak mentah (crude storage) di Indonesia.
Proyek strategis tersebut bertujuan memperkuat ketahanan energi nasional dengan meningkatkan kapasitas cadangan minyak dari kondisi saat ini menjadi setara kebutuhan 90 hari. Langkah ini juga menjadi bagian dari antisipasi terhadap memanasnya konflik geopolitik di Timur Tengah yang berpotensi mengganggu pasokan energi global.
“Investasinya sudah ada, investornya sudah ada,” ujar Bahlil melalui keterangan resmi, Rabu (4/3/2025).
Menurut Bahlil, pendanaan proyek tersebut berasal dari skema campuran antara investor domestik dan asing. Namun, ia menegaskan bahwa investor asing yang terlibat bukan berasal dari Amerika Serikat.
“Investasinya dicampur dari dalam negeri dan dari luar, tetapi bukan AS. Yang membangun (storage) swasta,” ucap dia.
Baca Selengkapnya

