andai saja koruptor dihukum sangat berat dan wajib mengembalikan 100 kerugian negara - News | Good News From Indonesia 2026

Andai Saja Koruptor Dihukum Sangat Berat dan Wajib Mengembalikan 100% Kerugian Negara

Andai Saja Koruptor Dihukum Sangat Berat dan Wajib Mengembalikan 100% Kerugian Negara
Andai Saja Koruptor Dihukum Sangat Berat dan Wajib Mengembalikan 100% Kerugian Negara
Andai Saja Koruptor Dihukum Sangat Berat dan Wajib Mengembalikan 100% Kerugian Negara
Andai Saja Koruptor Dihukum Sangat Berat dan Wajib Mengembalikan 100% Kerugian Negara
Andai Saja Koruptor Dihukum Sangat Berat dan Wajib Mengembalikan 100% Kerugian Negara
Andai Saja Koruptor Dihukum Sangat Berat dan Wajib Mengembalikan 100% Kerugian Negara
Andai Saja Koruptor Dihukum Sangat Berat dan Wajib Mengembalikan 100% Kerugian Negara
Andai Saja Koruptor Dihukum Sangat Berat dan Wajib Mengembalikan 100% Kerugian Negara
Andai Saja Koruptor Dihukum Sangat Berat dan Wajib Mengembalikan 100% Kerugian Negara
Andai Saja Koruptor Dihukum Sangat Berat dan Wajib Mengembalikan 100% Kerugian Negara
Andai Saja Koruptor Dihukum Sangat Berat dan Wajib Mengembalikan 100% Kerugian Negara
Andai Saja Koruptor Dihukum Sangat Berat dan Wajib Mengembalikan 100% Kerugian Negara
Andai Saja Koruptor Dihukum Sangat Berat dan Wajib Mengembalikan 100% Kerugian Negara
Andai Saja Koruptor Dihukum Sangat Berat dan Wajib Mengembalikan 100% Kerugian Negara
Andai Saja Koruptor Dihukum Sangat Berat dan Wajib Mengembalikan 100% Kerugian Negara
Andai Saja Koruptor Dihukum Sangat Berat dan Wajib Mengembalikan 100% Kerugian Negara

Hukuman penjara yang relatif singkat dinilai belum cukup menimbulkan efek jera bagi koruptor. Ada pelaku yang merugikan negara hingga triliunan rupiah, tetapi bisa bebas lebih cepat lewat remisi, bahkan kembali menduduki jabatan publik.

Dalam gagasan Andai Saja, disini menawarkan jalan keluar seperti pengembalian 100 persen kerugian negara sebagai syarat remisi dan pembebasan bersyarat, disertai penyitaan aset yang diatasnamakan keluarga atau pihak ketiga. Lalu dana yang kembali dapat dialihkan untuk sekolah, rumah sakit, dan infrastruktur.

Langkah serupa pernah ditempuh negara lain. Singapura memperkuat lembaga antikorupsi, Hong Kong membentuk ICAC independen, Korea Selatan menghukum berat mantan presiden, dan Georgia merombak kepolisiannya.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.