Pemerintah menargetkan pengembangan jaringan kereta api perkotaan di 10 kawasan strategis Indonesia. Wilayah tersebut mencakup kota-kota besar di Jawa, Sumatra, Bali, Sulawesi, hingga Ibu Kota Nusantara.
Pengembangannya akan disesuaikan dengan kebutuhan tiap wilayah melalui berbagai moda, mulai dari MRT, LRT, hingga kereta komuter listrik. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun transportasi massal yang lebih modern dan terintegrasi.
Selain pembangunan infrastruktur, penguatan jaringan kereta juga mendapat dukungan kerja sama internasional. Salah satunya melibatkan perusahaan infrastruktur asal Inggris yang berkontribusi dalam pengembangan elektrifikasi perkeretaapian di Indonesia.



