Bali kembali mendapat pengakuan sebagai salah satu destinasi pernikahan paling diminati di Asia. Pulau ini menawarkan perpaduan pemandangan alam, fasilitas akomodasi, dan pengalaman budaya yang menarik bagi pasangan serta tamu undangan.
Pengakuan tersebut juga memperkuat posisi Bali dalam industri wisata pernikahan. Segmen ini tidak hanya mendatangkan pasangan, tetapi juga rombongan keluarga dan tamu yang menggunakan jasa penginapan, transportasi, katering, dekorasi, dokumentasi, hingga penyelenggara acara.
Bali meraih gelar Asiaโs Leading Wedding Destination 2026 dalam ajang World Travel Awards. Pengumuman pemenang kawasan Asia, Oseania, dan Samudra Hindia berlangsung dalam gala di CROSSROADS Maldives, Maladewa, pada 27 September 2026.
ย
Bali Menang Tujuh Kali dalam Delapan Tahun
World Travel Awards didirikan pada 1993 untuk memberikan penghargaan kepada pelaku dan sektor industri pariwisata di berbagai negara.
Berdasarkan catatan resmi penyelenggara, penghargaan tahun ini menjadi kemenangan ketujuh Bali dalam delapan tahun terakhir. Bali meraih gelar tersebut pada 2019 hingga 2023, kembali memenanginya pada 2025, dan mempertahankannya pada 2026.
Pada 2024, gelar tersebut sempat diraih Cebu, Filipina. Tahun ini, Bali kembali menempati posisi teratas setelah mengungguli Cebu, Koh Samui di Thailand, dan Langkawi di Malaysia.
Persaingan tersebut menunjukkan bahwa destinasi pernikahan tidak hanya dinilai berdasarkan keindahan pantai. Pasangan juga mempertimbangkan kualitas akomodasi, layanan acara, suasana, aksesibilitas, serta pengalaman yang dapat dinikmati bersama tamu.
ย
Pilihan Lokasi Menjadi Daya Tarik
Salah satu kekuatan Bali adalah pilihan lokasi pernikahan yang beragam. Pasangan dapat mengadakan upacara di tepi pantai saat matahari terbenam, di atas tebing dengan pemandangan Samudra Hindia, atau di taman resor tropis.
Wilayah Ubud juga menawarkan suasana berbeda melalui lanskap hijau, hutan, dan nuansa budaya Bali. Keragaman lokasi tersebut memungkinkan pasangan menyesuaikan konsep acara dengan kebutuhan dan anggaran.
Situs pariwisata resmi Indonesia, Indonesia Travel, turut mempromosikan Bali sebagai destinasi pernikahan dengan berbagai pilihan tempat dan suasana bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Dari sisi ekonomi, penyelenggaraan pernikahan di Bali melibatkan banyak sektor. Hotel dan vila menjadi tempat menginap, sedangkan pelaku usaha lokal dapat terlibat dalam penyediaan makanan, bunga, pakaian adat, kerajinan, transportasi, hingga pertunjukan seni.
Dengan demikian, penghargaan tersebut berpotensi memperkuat promosi Bali sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif.
Selain gelar destinasi pernikahan, Bali juga pernah mendapat pengakuan sebagai Asiaโs Most Romantic Destination.
Pada 2025, gelar tersebut tercatat dimenangkan Bali. Sementara itu, kategori Asiaโs Most Romantic Resort diraih Six Senses Ninh Van Bay di Vietnam.

