Lampung sering menjadi destinasi transit atau wisata singkat bagi banyak orang, terutama mereka yang datang dari Pulau Jawa. Tapi siapa sangka, provinsi di ujung selatan Sumatera ini punya deretan oleh-oleh yang tidak kalah menarik dari daerah lain.
Mulai dari camilan berbahan dasar pisang dan singkong yang melimpah sebagai hasil bumi lokal, kopi robusta berkualitas tinggi, hingga kain tradisional yang bernilai budaya tinggi, semuanya bisa Kawan temukan di sini.
Berikut dua belas rekomendasi oleh-oleh khas Lampung yang layak masuk daftar belanjaan.
Oleh-Oleh Khas Lampung yang Layak Kawan Bawa Pulang
Pilihan oleh-oleh di Lampung cukup beragam, jadi tidak ada salahnya menyiapkan daftar belanja lebih dulu sebelum masuk ke toko.
1. Kain Tapis
Kalau Kawan ingin membawa pulang sesuatu yang benar-benar mencerminkan kekayaan budaya Lampung, kain tapis adalah pilihan terbaik. Kain ini dibuat dengan teknik tenun tradisional yang didominasi benang emas dan perak, dengan motif-motif bertema alam seperti flora, fauna, dan rumah adat.
Dulu kain tapis hanya dikenakan oleh keluarga bangsawan dalam upacara adat, namun kini sudah bisa ditemukan untuk umum. Harganya memang bervariasi dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah, tapi nilainya sebanding dengan keindahan dan kerumitan proses pembuatannya.
2. Lempok Durian
Bagi penggemar durian, lempok adalah oleh-oleh yang tidak boleh dilewatkan. Cara pembuatannya mirip dodol, daging durian yang sudah dipisahkan dari bijinya dicampur gula lalu dimasak di kuali hingga mengental dan kenyal.
Aroma duriannya kuat, rasanya manis dengan sedikit gurih, dan teksturnya padat tapi lembut saat digigit. Cocok untuk Kawan yang ingin membawa cita rasa Lampung yang sesungguhnya ke rumah.
3. Keripik Pisang
Lampung adalah salah satu daerah penghasil pisang terbesar di Indonesia, jadi tidak heran kalau keripik pisang menjadi salah satu ikon oleh-olehnya. Yang membuat keripik pisang Lampung berbeda adalah pilihan variannya yang sangat beragam, mulai dari cokelat, keju, stroberi, durian, hingga balado
Tidak hanya dari pisang kepok, beberapa produsen juga menggunakan pisang ambon dan pisang kembang untuk menghasilkan tekstur dan rasa yang berbeda.
4. Kopi Lampung
Lampung adalah salah satu penghasil kopi robusta terbesar di Indonesia, dan kualitas biji kopinya sudah diakui luas. Kopi khas Lampung punya cita rasa pahit dengan sentuhan asam yang khas, cocok dijadikan oleh-oleh untuk rekan kerja atau keluarga yang gemar ngopi.
Tersedia dalam berbagai kemasan mulai dari 150 hingga 500 gram, praktis dan mudah dibawa pulang.
5. Kemplang
Kemplang adalah kerupuk khas yang berbahan dasar ikan dan tepung tapioka, yang selain kerap ditemukan di Sumatra Selatan dan Bangka Belitung, juga banyak sekali dijual di Lampung. Daya tahannya cukup lama sehingga aman dibawa dalam perjalanan jauh, dan harganya pun terjangkau.
6. Dodol Pandan
Beda dengan dodol dari daerah lain yang umumnya menggunakan gula merah, dodol khas Lampung justru menggunakan daun pandan asli sebagai bahan adonannya. Hasilnya adalah dodol dengan aroma pandan yang harum dan rasa yang lebih ringan di lidah.
Teksturnya tetap kenyal khas dodol, tapi aromanya membuat camilan ini punya karakter tersendiri yang mudah diingat.
7. Pie Pisang
Pie pisang adalah oleh-oleh kekinian dari Lampung yang sudah punya penggemar tersendiri. Teksturnya garing di luar dan lembut di dalam, dengan berbagai pilihan isian seperti cokelat, keju, almond, tiramisu, hingga green tea.Satu kotak biasanya berisi lima buah dengan beberapa varian rasa sekaligus. Daya tahannya sekitar tiga hingga lima hari di suhu ruangan, jadi aman untuk perjalanan pulang yang tidak terlalu jauh.
8. Engkak Ketan
Engkak ketan adalah kue tradisional yang sekilas mirip lapis legit, tapi dengan tekstur yang lebih lembut, sedikit lebih basah, dan warna yang cenderung lebih gelap. Rasanya manis dengan aroma rempah yang khas.
Sebagai kue tradisional yang sudah lama ada, engkak ketan punya daya tahan yang cukup baik sehingga cocok dijadikan oleh-oleh untuk dibawa pulang.
9. Lapis Legit
Lapis legit khas Lampung memang terlihat serupa dengan lapis legit dari daerah lain, tapi ada bedanya. Versi Lampung punya tekstur yang lebih basah namun tidak lengket, strukturnya lebih padat tanpa pori-pori besar, dan aroma rempahnya lebih kuat.
Kue ini biasa hadir di momen spesial seperti Lebaran atau pernikahan, tapi kini sudah bisa dengan mudah ditemukan di toko oleh-oleh.
10. Manisan Buah
Lampung punya beragam manisan buah yang dibuat melalui proses perendaman dalam larutan gula hingga menghasilkan cita rasa manis dengan sedikit asam yang khas. Buah yang digunakan bermacam-macam, mulai dari pepaya, salak, mangga, hingga kedondong.
Harganya terjangkau, sekitar Rp35.000 per 500 gram, dan bisa bertahan hingga dua minggu sehingga aman dibawa perjalanan jauh.
11. Sambal Tempoyak
Bagi Kawan yang suka memasak atau mencari oleh-oleh yang benar-benar unik, sambal tempoyak adalah pilihan yang menarik.
Tempoyak sendiri dibuat dari daging durian matang yang difermentasi dengan sedikit garam selama beberapa hari, lalu diolah menjadi sambal dengan tambahan bawang dan cabai. Rasanya perpaduan gurih, pedas, dan asam khas fermentasi yang susah ditemukan di tempat lain.
12. Bolu Tape
Lampung dikenal sebagai daerah penghasil singkong yang melimpah, dan salah satu olahannya yang paling unik adalah bolu tape. Terbuat dari campuran tepung, telur, gula, dan tapai singkong, bolu ini menghasilkan perpaduan rasa manis dari gula dan asam khas tape yang tidak biasa.
Bagi Kawan yang suka mencoba sesuatu yang berbeda, bolu tape bisa jadi oleh-oleh yang paling berkesan untuk dibawa pulang dari Lampung.
Jadi, pastikan Kawan GNFI menyisakan waktu untuk mampir ke pusat oleh-oleh sebelum meninggalkan Lampung ya.

