Legenda asal usul Gua Pu Sallo adalah salah satu cerita rakyat dari daerah Sulawesi Selatan. Konon nama gua ini berasal dari seorang pemuda yang pernah terjebak di dalam lokasi tersebut dulunya.
Bagaimana kisah lengkap dari legenda asal usul Gua Pu Sallo tersebut?
Legenda Asal Usul Gua Pu Sallo, Cerita Rakyat dari Sulawesi Selatan
Dikutip GNFI dari buku Kumpulan Cerita Legenda dari Tanah Duri, alkisah pada zaman dahulu di Kampung Lembuang tinggalah seorang pemuda yang bernama Pu Sallo. Dirinya sudah menikah dan memiliki anak.
Pada suatu hari, muncul keinginan Pu Sallo untuk membuka lahan perkebunan. Namun lahan yang ada di sekitar rumahnya tidak bisa diolah dan ditanami tanaman.
Akhirnya Pu Sallo memutuskan untuk mengembara mencari lahan perkebunan yang cocok diolah. Dirinya kemudian mempersiapkan bekal untuk memulai perjalanan panjangnya.
Setelah semua bekal tersedia, Pu Sallo pun memulai pengembaraanya. Dia pun berjalan menenteng bekalnya menuju ke arah selatan.
Setiap dia menemukan tanah yang baik, Pu Sallo akan berhenti dan memeriksanya. Dia pun akan melihat apakah lahan yang ada tersebut cocok untuk dijadikan perkebunan.
Namun Pu Sallo belum menemukan lahan yang cocok untuk diolah. Dia pun terus melanjutkan perjalanannya.
Tanpa terasa hari sudah mulai beranjak sore. Pu Sallo memutuskan untuk beristirahat dan memakan bekal yang sudah dia persiapkan sebelumnya.
Setelah menghabiskan semua bekal, Pu Sallo kembali melanjutkan pengembaraan. Tidak jauh dari sana, dia melihat sebuah gua.
Pu Sallo merasa penasaran dengan gua tersebut. Apalagi dia belum pernah memasuki gua itu sebelumnya.
Sekilas terbesit rasa takut dalam diri Pu Sallo. Namun dia memberanikan diri dan masuk ke dalam gua tersebut.
Pu Sallo mencabut parang yang dia bawa. Dia pun mengambil sebuah kayu dan membuat suluh sebagai penerangan untuk masuk ke dalam gua tersebut.
Perlahan Pu Sallo memasuki gua yang dia temukan itu. Kelelawar banyak berterbangan begitu dirinya melewati mereka.
Uniknya gua tersebut ternyata sangat dalam. Bahkan bentuknya seperti rumah yang memiliki banyak ruangan.
Rasa penasaran Pu Sallo membuatnya masuk makin dalam. Tanpa terasa, hari pun sudah berganti dan pagi akan tiba.
Pu Sallo yang tidak sadar dengan kondisi ini terus masuk ke dalam gua. Hingga akhirnya suluh yang dia buat padam dan kondisi gua menjadi gelap gulita.
Barulah Pu Sallo sadar jika dia sudah masuk terlalu dalam dan tersesat. Dirinya berusaha mencari jalan keluar dari gua tersebut.
Pu Sallo mencoba menyusuri jalan yang sudah dia lewati sebelumnya. Namun saking luasnya gua tersebut, Pu Sallo justru makin tersesat di dalamnya.
Kabar kehilangan Pu Sallo kemudian menggemparkan Kampung Lembuang. Sudah beberapa hari Pu Sallo tidak kembali ke kampungnya.
Banyak spekulasi muncul di tengah masyarakat. Banyak yang menduga jika Pu Sallo sudah meninggal dunia dalam pengembaraannya.
Upacara pun dilakukan di kampung tersebut. Keluarganya tidak bisa berbuat banyak atas kepergian Pu Sallo.
Beberapa tahun berlalu, Pu Sallo masih bertahan hidup di dalam gua tersebut. Dia memakan lumut yang ada di dinding gua agar bisa mempertahankan hidupnya.
Pada suatu pagi, Pu Sallo mendengar bunyi lesung dari langit-langit gua. Dia yakin jika dia berada di bawah sebuah perkampungan.
Dengan sisa tenaga yang ada, Pu Sallo kemudian memanjat dan melubangi langit gua. Berkat usahanya itu, Pu Sallo akhirnya bisa keluar dari gua itu.
Dia muncul di persawahan dekat pemukiman warga. Kemunculan Pu Sallo tentu mengagetkan masyarakat di sana.
Namun setelah ditelusuri, barulah masyarakat sadar jika sosok yang muncul dari bawah tanah tersebut adalah Pu Sallo. Akhirnya mereka membawa Pu Sallo ke kampungnya hingga bisa berkumpul lagi bersama keluarganya.
Konon gua tempat Pu Sallo terjebak inilah yang kemudian diberi nama Gua Pu Sallo.


